TROTOAR.ID, MAKASSAR — Memperingati Hari Guru Nasional 2018, Kepala dinas pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan melakukan upacara dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan, Panikan Kota Makassar.

Meskipun diketahui tak satu pun guru di makamkan di TMP tersebut, namun antusias peserta upacara yang di hadiri ratusan tenaga pendidik sebagai Kota Makassar, yang juga di hadiri PGRI dam IGI
Kadis Pendidikan Irman Yasin Limpo menjadi inspektur upacara mengharapkan setiap peringatan Hari Guru, para guru harus bisa merenungi jasa para pahlawan yang sudah berkorban untuk dunia pendidikan.
- Dari Sekolah untuk Kota: Gerakan 10.000 Liter Eco Enzym Warnai Hari Guru Nasional di Makassar
- Peringati HGN 2025, Pemprov Sulsel Apresiasi Kebijakan Kenaikan Tunjangan dan Beasiswa Guru
- HUT ke-80 PGRI dan HGN 2025, Aliyah Mustika Ilham: Guru Bukan Sekadar Mengajar, tetapi Mendidik dengan Hati
- Hari Guru Nasional ke-79, Sekda Sulsel Apresiasi Peran Guru sebagai Pilar Masa Depan Bangsa
Sebab mantan penjabat Bupati Lutim tersebut menganggap, mereka adalah pembuka jalan bagi perjuangan bangsa, sehingga saat ini rakyat bisa merasakan kemerdekaan dan terbebas dari kebodohan.
“Kita harus memeenuhi jada para pahlawan yang telah berkorban untuk dunia pendidikan, sehingga rakyat dapat merasakan kemerdekaan dan bebas dari kebodohan,” Ucap Kadis pendidikan Sulsel Ian Yasin Limpo
Selain upacara, peringatan Hari Guru di Sulsel juga akan diadakan acara lain seperti pada hari Minggu (25/11/2018) yang merupakan puncak hari guru di Sulsel yang ditandai dengan jalan sehat bersama guru.
Ratusan ribu guru se Sulsel dipastikan hadir untuk mengikuti jalan santai tersebut yang rencananya akan dilepas langsung oleh


