TROTOAR.ID, MAKASSAR — Salah satu Mlmahasiswa asal Kabupaten Enrekang Imran harus rela pergelangan tangannya putus di hantam senjata tajam oleh kelompok begal di jalan Darul Ribandang Kelurahan Layang kecamatan Tallo Kota Makassar
Peristiwa tragis tersebut terjadi dini hari tadi, dimana saat Imran mengendarai sepeda motor menuju kerumah kerabatnya yang ada di Jalan Datuk Ribandang II, Dan saat menunggu temannya di depan rumah, tiba-tiba datang dua orang pemuda dengan sajam untuk merebut Handphone miliknya.
Merasa terancam, Imran pun langsung melarikan diri, namun Korban akhirnya ditangkap oleh pelaku dan menebas tangan korban hingga putus.
Baca Juga :
Dari keterangan korban kepada Polisi, saat itu dirinya akan menginap di rumah temannya bernama Haerul di Jalan Datuk Ribandang II. Saat sampai depan dirumah Haerul, korban kemudian menelfon Haerul pakai handphone Samsung J7 Primer.
Selain itu, Imran yang juga Mahasiswa ATIM, Jurusan Teknik Mesin, Angkatan 2017 mengabarkan kepada Haerul bahwa dirinya telah berada di depan rumahnya dan meminta untuk dibukakan pagar.
Sementara itu dari hasil pengakuan korban yang terbaru g di ruang ICU RS Awal Bros
Tetap tegar menghadapi cobaan yang di hadapinya meski pergelangan tangan kirinya harus putus usai menjalani
operasi.
Bahkan dia bersyukur jika dirinya masih diberikeaempatan hidup, sebab bukan kepala atau leher yang ditebasnya
“Alhamdulillah, saya masih bersyukur bukan kepala atau leherku yang di tebas pakai parang oleh kedua orang begal tersebut,” kata Imran yang ditemui usia
Menjalani operasi di RS Awal Bros siang tadi
Bahkan terlihat sejumlah perawat dan kerabat Imranembesuknya di RS, sambil menceritakan kondisi yang dialaminya di mal nahas tersebut.
Imran menguraikan detik-detik peristiwa yang harus membuatnya cacat seumur hidup, dikala itu dirinya tiba di depan rumah kerabatnya Haerul Jalan Datuk Ribandang II, Kelurahan Lalatang, Kecamatan Tallo, namun karena pagar terkunci Imran menelpon kerabatnya, saat menunggu kerabatnya membuka pintu pagar datang dua orang pemuda yang langsung mengancam menggunakan parang
Mereka meminta hanpone yang digunakannya menelpon temannya, karena ingin menyelamatkan barang miliknya Imran pun berlari sekuat ketanah, namun nahas baginya sang begal sadis tersebut berhasil menangkapnya dan langsung mengagungkan parang ke dirinya dan menangkis dengan tangannya hingga telapak tangannya harus putus.
“Saya langsung lari saat itu, mereka memang panggil-panggil saya dari belakang, tapi tidak kupedulikan karena mereka bawa parang, dia mau ambil HP Ku tapi saya tidak kasih pas dia dapat saya dia langsung menebas dan saya menangkis pakai tangan saya,” Jelasnya
Saat mengetahui tangannya putus, Imran pun kemudian memungut tangannya yang putus, kemudian ia membawa tangannya itu ke rumah Haerul yang sudah membuka pintu pagar.
“Putus tanganku ditebas tadi, bawa ka cepat ke rumah sakit,” kata Imran kepada Haerul sambil memegang potongan tangannya yang putus itu. Haerul langsung mengambil motor Imran dan seketika menbawa Imran ke Rumah Sakit Awal Bros. dilansir rakyatku




Komentar