Resmi Jadi Tersangka, Habib Bahar Nginap di Polda Jabar

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Rabu, 19 Desember 2018 00:27

Resmi Jadi Tersangka, Habib Bahar Nginap di Polda Jabar
TROTOAR.ID BANDUNG — Tim penyidik direktroar reserse dan kriminal umum Polda Jawa Barat akhirnya menetapkan Habib Bahar bin Smith sebagai tersangka kasus penganiayaan setalah menjalani pemeriksaan di POlda JAwa Barat, Selasa (18/12/2018)

Bahkan usai ditetapkan sebaagai tersangak Habib Bahar tidak diperbolehkan pulang oleh penyidik, dari Mapolda Jabar, dan dirinya di inapkan diRumah Tahanan Polda Jabar.

Penahahan Habai bahar disampaikan oleh kuasa hukumnya, Azis Yanuar, saat keluar dari gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa (18/12/2018).

Baca Juga  Ketua PKS Ini Minta Polisi Adil dan Profesional Tangani Kasus Habib Bahar: Pejabat Jika Dikritik Jangan Alergi!

Tim pengacara Habib keluar sekitar pukul 20.05 WIB. Namun sosom ustad Pirang tersebut tak juga terlihat ikut keluar bersama rombongan pengacara yang mendampinginya.

“Beliau (Habib) Sudah ditetapkan jadi tersangka, dan sejak dipangil untuk menjalani pemeriksaan dia ditetapkan sebagai tersangka,” ucap Azis dikutip dilaman detikcom

Baca Juga  Kemenkumham Usulan Tahanan Tipikor Dipulangkan, ini Tanggapan Pimpinan KPK

Azis mengungkapkan jika penahan Kliennya dilakukan dikarenakan penyidik menggunakan haknya untuk menetapkan Habib menjadi penghuni ruta POlda Jabar

“Pemeriksaan dilanjutkan, Habib Bahar masih diproses selama 1×24 jam. Sebagaimana ketentuan, kepolisian menggunakan haknya untuk tetap meminta Habib Bahar tinggal di Dirkrimum Polda Jabar untuk pendalaman. Jadi besok baru diputuskan,” katanya.

Ditambahkannya jika surat perintah penahahn di terbitkan saat Habib Bahar sedang dalam proses pemeriksaan oleh penyidik

Baca Juga  Polda Jabar Studi Banding Ke Pemkot Makassar, Siap Adopsi Sistem CCP

“Masih diperiksa, jadi surat penangkapan sudah dikeluarkan,” tuturnya.

DIketahui Habib Bahar dijadit=kan tersangka atas kasus dugaan penganiayaan terhadap MHU (17) dan ABJ (18) yang terjadi terjadi di Pesantren Tajul Alawiyyin di Pabuaran, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kasus penganiayaan ini dilaporkan ke Polres Bogor pada Rabu (5/12) dengan laporan polisi nomor LP/B/1125/XI/I/2018/JBR/Res.Bgr. (***)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro01 November 2026 14:46
Buka Liga Lorong XII Barru, Abustan Dorong Pembinaan Sepak Bola Sejak Usia Dini
BARRU, Trotoar.id — Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, mendorong penguatan pembinaan sepak bola sejak usia dini sebagai upaya melahirkan tale...
Politik01 November 2026 14:22
Patarai Amir Jadi Bakal Calon Tunggal Ketua Golkar Maros, Kantongi 14 Dukungan PK
MAROS, Trotoar.id — Peta persaingan menuju kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maros mulai mengerucut. Patarai Amir resmi diumumkan sebagai b...
Daerah01 November 2026 13:49
Tinjau Jalan Rusak di Kampale, Syaharuddin Alrif Realisasikan Perbaikan dan Salurkan Bantuan Bedah Rumah
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, turun langsung meninjau pekerjaan perbaikan jalan di Desa Kampale, Kecama...
Metro01 November 2026 11:30
Sambut HUT ke-419 Makassar, Appi Luncurkan Sunday Market sebagai Panggung Baru UMKM
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar terus mencari ruang baru untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan. Salah satunya melalui peluncuran Mak...