Rupanya Orang Tua Kandung Yang Menculik Bayi di Rumah Brigpol Rasyidin

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Jumat, 21 Desember 2018 18:47

kabid-humas-polda-sulsel-Kombes-Dicky-Sondani
kabid-humas-polda-sulsel-Kombes-Dicky-Sondani

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Kasus dugaan penculikan bayi yang berusia 11 hari yang terjadi kemarin di kabupaten Bone merupakan anak kandung dari hasil hubungan gelap kedua pelaku, dan bukan anak dari hubungan Brigpol Rasyidin dan Anugrah Nurika.

Bayi yang berusia 11 hari tersebut, merupakan hasil hubungan gelap dari kedua mahasiswa di Kota Makassar Fitri (22) dan Ilham (21) yang diadobsi Istri Brigpol Rasyidin setelah kedua Mahasiswa tersebut tidak mampu membayar biaya persalinan di salah satu RS.

Seperti yang dilansir Rakyatku.com, menyebutkan jika hal itu terungkap berdasarkan dari hasil pemeriksaan polisi yang dilakukan oleh tim unit Resmob Polda Sulsel, yang sebelumnya mengamankan pasangan tersebut di salah satu rumah kos di bilangan Kompleks BTP blok Ab siang tadi.

Bahkan kabar tersebut dibenarkan oleh, Kabid Hmas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, jika bayi dikabarkan diculik dilahirkan oleh Fitri yang dieserahkan Anugrah, namun karena sejumlah perjanjian dilanggar maka keduanya mengambil kembali bayi tersebut secara diam-diam.

“Iya betul keduanya merupakan orang tua kandung dari bayi tersbeut dan keduanya juga belum secara resmi menikah, namun Kalau kawin uda,” kata Dicky Sondani, dikutip di Rakyatku.com Jumat (21/12/2018).

Lanjut Dikcy keduanya Fitri dan Ilham rela menyerahkan bayi tersebut kepada Anugrah istri Brigpol Rasyidin untuk diadopsi dikarenakan pasangan tersebut belum secara resmi melangsungkan pernikahan.

Bahkan Kapolre AKBP Muhammad Kadarislam mengaku jika bayi tersebut merupakan hasil dari hubungan gelap kedua mahasiswa tersebut, Fitri dan Ilham.

“Bayi itu hasil hubungan gelap dari Fitri dan Ilham, bahkan antara antara Fitri dan Anugerah istri Brigpol Rasyidin ada kesepakatan sejak usia kandungan 8 bulan, jika bayi tersebut lahir akan diadopsi oleh Anugrah, jadi Anugrah ini hanya mengganti biaya persalinannya,” ungkap Kadarislam.

Menurutnya, dalam kesepakan tersebut, jika bayi yang diadopsi Anugerah dapat dijenguk oleh orang tua kandung, Fitri dan Ilham. Namun setelah bayi itu dibawa ke Bone, Anugrah seolah menjauhkan bayi tersbeut dengan kedua orang tuanya.

Bahkan saat Fitri menguhubungi Anugrah untukmenanyakan bayi tersebut, Anugrah mengaku jika bayi tersebut telah meninggal dunia. namun kedua pasangan tersebut tidak begitu saja mempercayai pernyataan Anugrah, yang akhirnya Fitri dan Ilham beranjak ke Bone untuk memastikan kabar meninggalnya bayi yang dilahirkannya.(***)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik05 Mei 2026 21:53
Pelantikan Ketua KNPI Sulsel Dihiasi Dukungan Tokoh Nasional dan Daerah
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelantikan Vonny Ameliani Suardi sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan periode 2026–2029 m...
Daerah05 Mei 2026 18:09
Evaluasi PAD Triwulan I, Syaharuddin Alrif Instruksikan OPD Akselerasi Penggunaan QRIS
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola pendapatan un...
Politik05 Mei 2026 17:47
Tiga Ketua Umum KNPI Resmi Lantik Vonny Ameliani Pimpin KNPI Sulsel 2026–2029
MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani Suardi resmi dilantik sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan periode 2026–20...
Metro05 Mei 2026 17:11
Pemprov Sulsel Perkuat Integrasi Pengelolaan SDA Jeneberang, Sidang TKPSDA Bahas Sistem Informasi dan Kolaborasi Nasional
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat integrasi pengelolaan sumber daya air melalui Sidang Tim Koordinasi Pen...