Daninteldam Kodam XIV Hasanuddin Pimpin Penangkapan Pelaku Penipuan Mengatasnamakan Petinggi Kodam

Suriadi
Suriadi

Rabu, 26 Desember 2018 19:38

Danintel Kodam XIV Hasanuuddin, Letkot AMran Wahid
Danintel Kodam XIV Hasanuuddin, Letkot AMran Wahid
TROTOAR.ID, MAKASSAR –Aksi penipuan empat pemuda asal Sulawesi Selatan dengan dengan modus minta pulsa atau minta transfer uang kepada para pejabat/anggota TNI melalui kloning aplikasi WhatsApp (WA) berakhir sudah.

Setelah satuan intel Kodam XIV Hasanuddin di bawah komando Danintel Kodam XIV Hasanuddin Letkol Kav Amran Wahid, membekut keempat pelaku di tempat terpisah dua pelaku AL dan AS di amankan di Kota Palopo dan dua lainnya EG dan AF diamankan di tempat berbeda.

Selain mengamankan keempat pelaku, Danintel Kodam XIV Hasanuddin menyebutkan, anggotanya juga menagamnakn sejumlah barang bukti berupa foto-foto perwiran TNI dan samrthphone yang digunakan dalam melancarkan aksinya.

Baca Juga  Datu Luwu Perintahkan Perangkat Adat Kawal Kemenangan IYL-Cakka

“Empat terduga pelaku berhasil kita tangkap dan mereka ini (Pelaku) adalah satu jaringan yang terorganisir. Kedua pelaku yang berinisial EG dan AF masih berstatus mahasiswa. Jaringan pelaku lainnya masih kita terus dalami,” jelas Amran Wahid di kutip dilaman liputan6

Lanjutnya, jika pihaknya tidak akan memeberikan ruang bagi siapa saja yang mencoba merusak atau mencemarkan nama KOdam, sehingga tindakan tegas akan dilakukan terhadap para pelaku.

Letkol Amran menjelaskan, meski telah mengamankan empat pelaku, pihaknya juga masih terus mengejar jaringan dan kelompotan pelaku kloning Whatsaap yang selama ini meresahkan dan telah merusak citra Kodam.

Baca Juga  Emak-emak 'Kepung' Kantor Polisi di Makassar Gegara Resah Habis Ditipu Arisan Online

Bahkan untuk membongkar jaringan penipuan yang mengatasnamakan petinggi TNI, pihakya membentuk tim yang melakuakn penyelidikan mendalam terhadap karakter pelaku dalam melakukan penipuan dan hal hasil tim yang di bentuk berhasail mengamankan para pemuda yang melakukan penipuan mengatasnamakan petinggi kodam.

Amran menjelaskan dalam menjalankan aksinya para pelaku tidak hanya beroperasi di Sulsel tapi berkaitan dengan berbagai korban di beberapa daerah di Indonesia. Mereka merupakan sindikat yang bekerja dan memiliki alat teknologi sistem aplikasi IT yang canggih dan dibuat sendiri oleh kelompok tersebut.

Baca Juga  Tipu Calon Bintara Polri, Polisi Akhirnya Ringkus Anci di Kendari

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku menggunakan aplikasi khusus untuk mangambil akun WA/FB orang lain, yang dikendalikan oleh operator IT yang saat ini masih dalam pengembangan oleh tim Kodam Hasanuddin.

”Tentunya kita berharap dalam waktu dekat ini dapat terungkap secara keseluruhan dari sindikat dan jaringan kelompok penipuan berbasis IT ini,” jelas Amaran.

Bahkan pengungkapan pelaku penipuan yang mengatasnamakan petinggi Kodam, tidak akan berhenti begitu saja, pihakya juga akan terus megejar jarinan atau kelompotan keempat orang yang diamankan tersebut.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro31 Oktober 2026 17:23
Appi Ajak IPM Makassar Jadi Mitra Pembangunan, Pelajar Didorong Aktif Cegah Kenakalan Remaja
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membuka ruang kolaborasi bagi Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) untuk terlibat langsun...
Metro31 Oktober 2026 17:18
Pokja Bunda PAUD dan Dinas Pendidikan Sulsel Perkuat Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan
MAKASSAR, Trotoar.id — Membangun pendidikan berkualitas sejak usia dini membutuhkan pendekatan yang tepat. Anak tidak boleh dibebani tuntutan akadem...
Metro31 Oktober 2026 16:34
Appi Bidik Makassar Jadi Pusat Medical Tourism Indonesia Timur, Ajak Dokter dan Akademisi Berkolaborasi
MAKASSAR, Trotoar.id — Makassar memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi pusat layanan kesehatan unggulan sekaligus destinasi medical tourism...
Metro31 Oktober 2026 16:31
HUT ke-78 GPIB Immanuel, Appi Ajak Jemaat Jadi Mitra Pemerintah Jaga Kerukunan Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Menjaga keharmonisan dan kedamaian Kota Makassar bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat keamanan. Peran kom...