TROTOAR.ID, Makassar — Seperti di film-film kawanan pencuri Battry tower milik Telkomsel yang ada di kabupaten Maros, terlibat kejar-kejaran dengan satuan unit Khusus Polda Sulsel
Saling kejar pun terhenti, setelah mobil polisi DD 1296 M yang di gunakan pelaku di hentikan paksa oleh polisi setelah menembak ban dan kaca mobil yang di kemudian Rudi (40) dan Puddin dijalan Ir Sutami Makassar
Panit Timsus Polda Sulsel, IPDA Artenius MB, mengatakan Anggita terpaksa menembak ban dan kaca mobil untuk menghentikan laju kendaraan yang digunakan pelaku melarikan diri.
Baca Juga :
“Kita sudah memperingati untuk berhenti, namun pelaku tidak mempedulikan peringatan yang akhirnya anggota terpaksa melumpuhkan laju kendaraan demgan menembak ban dan kaca mobil yang digunakan pelaku,” Kata IPDA Artenius
Setelah mengamankan dua pelaku, polisi kembali melakukan pengembangan dan berhasil memanjangkan Kembali dua orang dari kelompok teraebut Kifli (21) dan Nua (25) di bibir jalan Makassar.
Artenius menjelaskan kronologis peristiwa penembakan tersebut, dimana keduanya Saat hendak menunjukkan lokasi
dua pelaku, Rudi (40) dan Pudding berusaha kabur dengan mengendarai mobil.
“Karena berusaha kabur, dilakukan tembakan pada kaca dan ban mobil tersebut di pinggir jalan tol. Kendaraan tersebut berhenti karena mengalami pecah ban dan masuk ke dalam selokan,” kata Artenius.
Rudi dan Pudding yang berada di dalam kendaraan mengalami luka tembak. Keduanya langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara. Namun, dalam perjalanan, Rudi meninggal dunia karena tertembak di dadanya.
Sementara Pudding masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar guna mendapatkan perawatan medis.




Komentar