TROTOAR.ID, GOWA — Empat hari pasca bencana Alam Banjir dan tanah longsor yang melanda kabupaten Gowa mengakibatkan sebanyak 33 warga Kabupaten Gowa meninggal Dunia dan telah diidentifikasi.
Berdasarkan data dari Tim, yang dipimpin langsung oleh Wakil BUpati Kabupaten Gowa Abd Rauf Malaganni, mengungkapkan jika korban jiwa paling banyak ditemukan di kecamatan Bongaya, mereka tewas akibat tetimbung muatan longsor yang menerpa wilayah tersbeut
Berdasarkan data tim evakuasi sejak hari kedua, hingga keempat di Kecamatan Bungaya ada empat belas orang yang dievakuasi dan teridentifikasi, antara lain:
Baca Juga :
Hari Pertama: 6 orang
- Akram Al Yusran (3) warga Kelurahan Pangkabinanga
- Rizal Lisantrio (48) warga BTN Batara Mawang
- Sarifuddin
- Daeng Baji warga Kecamatan Bungaya
- Sri Hastuti, warga Kecamatan Malino
- Lebang, warga Kecamatan Bungaya
Hari Kedua: 6 orang
- Nur Janna Djalil (70) warga Kompleks BTN Zigma
- Sri Wahyuni (11) warga Kecamatan Manuju
- Nurkifayah (20) warga Kecamatan Manuju
- Daeng Sada (62) warga Kecamatan Manuju
- Lina (30) warga Kecamatan Manuju
- Ulfa (2) warga Kecamatan Manuju
Hari Ketiga 24 Jan 2019 17 orang
- Hamzah Bin Nuru
- Erlangga
- Mutung Daeng Kasma
- M.Iksan
- Karimuddin
- Bonto Bin Baso
- Daeng Tola
- Daeng Bola
- Hamsir
- Aldi
- Daeng Jarung
- H.Naha
- Saeni
- Tino Bin Leo
Hari Ketiga, 24 Jannuary 2019 Warga Kecamatan Manuju
- Rahmatia (45)
- Asni (35)
- Ana (11)
Hari keempat, Jumat 25 Januari 2019: 4 orang
- Dg Lobo (35 tahun) Desa Pattallikang Kec Manuju pukul 13.50 Wita.
- Maudu (65 tahun/L), Kel sapaya Kec Bungaya
- Husni Dg Tutu (41 tahun/L) Pasar Sapaya Kel Sapaya
- Nia Daniati (… tahun/P) Pasar Sapaya Kel Sapaya Kec Bungaya




Komentar