Anjing Pelacak Bergerak, 3 Mayat Korban Longsor Gowa Ditemukan

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Selasa, 29 Januari 2019 18:44

Anjing Pelacak Bergerak, 3 Mayat Korban Longsor Gowa Ditemukan

TROTOAR.ID, GOWA — Proses pencarian korban longsor yang menimpa Dusun Pattiro, Desa Pattallikang, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa masih terus dilakukan. Namun, proses pencarian sedikit terkendala karena kondisi cuaca yang tidak menentu.

Lokasi bencana alam tanah longsor masih terus diguyur hujan yang cukup deras, selain menyulitkan petugas yang melakukan evakuasi, juga dapat menyebabkan pergeseran tanah karena masih labil, disamping kondisi lumpur yang cukup tebal di lokasi bencana itu.

“Sekitar pukul 09:00 WITA, tim evakuasi memulai kegiatan dengan apel pagi yang diambil alih oleh Dandim 1409 Gowa, Letkol Arh Nur Subekhi, kemudian di lanjutkan oleh Kaden A Sat Brimobda Polda Sulsel, AKBP Darminto, serta Danyon 466 Pascas, Letkol Pasukan Ari Setyawibowo,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani seperti rilis yang diterima, Selasa (29/1/2019).

Baca Juga  BPBD Catat 14 Orang Meninggal Akibat Banjir Bandang dan Longsor

Dalam apel itu, kata Dicky, tim dibagi menjadi empat sektor. Pertama Jembatan lemoa, sektor kedua dusun Pattiro tim Penggali Kubur, sektor ketiga dusun Pattiro Tim evakuasi korban longsor, serta sektor keempat di Dusun Rannaloe, Desa Rannaloe, Kecamatan Bungaya tim evakuasi korban longsor yang patah tulang.

Baca Juga  Kemensos RI serahkan Santunan Kematian Pada Korban Bencana di Gowa

“Pada pukul 09.27 wita tim bergerak ke lokasi yang telah diploting, selanjutnya langsung melakukan evakuasi. Pukul 12.50 wita tim K9 Baharkam Mabes Polri dan K9 Polda Sulsel melakukan pencarian di lokasi longsor di daerah tersebut bersama tim evakuasi lainnya,” tuturnya.

Pada pukul 16:18 wita, anjing pelacak memberikan sinyal keberadaan korban yang tertimpa longsor. Sesaat kemudian, ditemuka korban seorang lelaki yang diidentifikasi bernama Bato dg Lallo (43). Selang beberapa menit kemudian, seorang Ibu rumah tangga (IRT) bernama Basma (35) bersama dengan seorang anak lelaki berusia 1 tahun lebih, diketahui bernama Sikran. Ketiga jenazah korban tersebut diidentifikasi oleh tim DVI. Memasuki waktu petang, ketiganya pun dimandikan dan disholatkan.

Baca Juga  PI Sulsel Himpun Bantuan Pengembang untuk Korban Gempa Sulteng

“Kemudian pada Pukul 19:06 wita ke 3 korban bencana alam di kebumikan atas persetujuan dan di saksikan oleh keluarga korban,” pungkasnya. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro02 November 2026 18:32
Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi Keuangan Syariah, PELITA Diluncurkan di Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah sebagai salah satu upaya mempe...
Metro02 November 2026 16:29
Sulsel Jadi Tuan Rumah IIFS 2026, Andi Sudirman Dorong Produk Daerah Tembus Pasar Global
MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan mendapat momentum strategis untuk memperluas peran dalam industri halal global. Menjadi tuan rumah Indonesia...
Metro02 November 2026 16:25
Disperkim Makassar Targetkan 419 Rumah Rampung, Jadi Kado HUT ke-419 untuk Warga
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan program bedah rumah sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat berpenghasil...
Politik02 November 2026 16:01
Golkar Sulsel Bergerak hingga Akhir 2026, IAS Bidik 22 Kursi di DPRD Provinsi
MAKASSAR, Trotoar.id — Sebulan terakhir, perhatian publik politik di Sulawesi Selatan tertuju pada Partai Golkar.  Partai berlambang pohon beringin...