Survei LSI Jokowi-Ma’ruf Ungguli Prabowo-Sandi

Suriadi
Suriadi

Kamis, 07 Februari 2019 21:08

Survei LSI Jokowi-Ma’ruf Ungguli Prabowo-Sandi

TROTOAR.ID — Lingkaran Survei Indonesia Denny JA merilis hasil survei tingkat elektabilitas calon Presiden dan wakil Presiden,  dalam Survei tersebut menunjukkan jika tingkat elektabilitas pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo – Ma’ruf Amin masih  mengungguli calon penantannya Prabowo Subianto – Sandiaga Salahuddin Uno dengan selisih 20 persen.

LSI Denny JA menempatkan elektabilitas pasangan Jokowi-Ma’ruf pada January 2019 berada di angka 54, 8 persen,  sementara pasangan Prabowo-Sandi berada di 31 persen,  meskipun masih ada 14,2 persen pemilih yang belum menetukan pilihannya terhadap dua pasangan calon presiden dan wakil Presiden

Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby mengatakam jika pasangan Jokowi – Maruf Amin unggul di lima kantong suara yang meliputi suara pemilih muslim, nonmuslim, perempuan alias emak-emak, wong cilik, dan kaum milenial.

Sedangkan, Prabowo – Sandiaga Uno hanya unggul pada satu kantong suara yakni pemilih terpelajar


Elektabilitas Kandidat Capres dan Cawapres

“Secara umum, setelah debat pertama pilpres, elektabilitas Jokowi – Maruf Amin mencapai 54,8 persen. Sedangkan Prabowo – Sandiaga mendapat 31 persen. Sementara yang belum memustukan ada 14,2 persen,” kata Adjie, Kamis (7/2/2019).

Dalm rilis survei yang diterima Redaksi trotoar.id, survei yang dilakukan pada Januari 2019, dengan menyasar 1.200 responden di 34 provinsi pada 18 hingga 25 Januari 2019, dengan metodologi sampel acak bertingkat serta wawancara. Ambang batas kesalahan survei tersebut diklaim hanya 2,8 persen.

Hasil Elektabilitas Pasangan Capres dan Cawapres kurung Waktu Enam Bulan

Dalam rilis LSI juga menyebutkan kurung waktu enam bulan sejak Agustus 2018, pasangan calon nomor urut 01 terus memiliki tingkat b elektabilitas diatas 50 persen,  namun tergambarkan jika elektabilitas Capres usungan PDIP,  Golkar,  NasDem,  PKB,  PPP,  Hanura,  stagnan

Berbeda dengan tingkat elektabilitas pasangan calon nomor nurut 02 usungan Gerindra, Demokrat, PKS dan PAN mengalami trand yang menunjukkan kenaikan terus naik meskipun terlihat melambat..

Berikut hasil survei di enam kantong suara pemilih

Kantong Suara Pemilih Muslim
 
01 Jokowi-Ma’ruf A 49,5 persen
02 Prabowo-Sandi 35,4 persen
Tidak Menentukan Pilihan 15.1 persen

Kantong Suara Pemilih Minoritas

01 Jokowi – Ma’ruf A 86,5 Persen
02 Prabowo -Sandi 4,7 Persen
Tidak Menentukan Pilihan 8,8 Persen

Kantong Suara Wong Cilik

01 Jokowi-Ma’ruf A 58.4 Persen
02 Prabowo – Sandi 24,7 Persen
Tidak menentukan pilihan 16,9 persen

Kantong Suara Pemilih Emank-Emak

01 Jokowi – Ma’ruf Amin 57 Persen
02 Prabowo – Sandi 27.8 Persen
Tidakenentukan pilihan 15,2 persen

Kantong Suara Pemilih Milenial

01 Jokowi – Ma’ruf A 52, 6 persen
02 Prabowo -Sandi 33,8 Persen
Tidak Menentukan Pilihan 13,6 Persen

Kantong Suara Pemilih Terpelajar

01 Jokowi -Ma’ruf Amin 37,7 Persen
02 Prabowo -Sandi 44,2 Persen
Tidak menentukan pilihan 18,1 Persen

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah04 Mei 2026 15:44
Bupati Luwu Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Spirit Memuliakan Manusia Melalui Pendidikan
LUWU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Luwu menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Lapangan Andi Djemma, B...
Politik04 Mei 2026 15:39
Munafri ke Jakarta Temui Bahlil, Sinyal Kuat Jelang Musda Golkar Sulsel
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dikabarkan bertolak ke Jakarta untuk memenuhi undangan Ketua Umu...
Daerah04 Mei 2026 15:35
Wabup Luwu Tinjau Pengaspalan Jalan Poros Bolong–Lamasi, Target Rampung Sehari
LUWU, Trotoar.id— Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, meninjau langsung proses pengaspalan jalan poros Bolong–Lamasi yang berada di Desa ...
Metro04 Mei 2026 15:32
Pansus LKPJ DPRD Makassar Tunda Pembahasan, OPD Diminta Serahkan Data Lebih Awal
MAKASSAR, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Kota Makassar menunda pembahasan LKPJ Wali Kota Mak...