DPRD Makassar

Pansus LKPJ DPRD Makassar Tunda Pembahasan, OPD Diminta Serahkan Data Lebih Awal

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 04 Mei 2026 15:32

Pansus LKPJ DPRD Makassar Tunda Pembahasan, OPD Diminta Serahkan Data Lebih Awal

MAKASSAR, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Kota Makassar menunda pembahasan LKPJ Wali Kota Makassar Tahun Anggaran 2025.

Penundaan tersebut dilakukan setelah sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) menyerahkan dokumen capaian program dan realisasi anggaran tepat menjelang rapat berlangsung.

Kondisi itu dinilai menghambat proses pendalaman materi oleh anggota dewan karena keterbatasan waktu untuk mempelajari laporan secara menyeluruh.

Ketua Pansus LKPJ DPRD Makassar, Basdir, menjelaskan bahwa penundaan merupakan langkah strategis agar pembahasan dapat dilakukan lebih optimal dan substantif.

Menurutnya, dokumen laporan seharusnya diserahkan lebih awal, minimal satu hingga dua hari sebelum rapat digelar.

“Seharusnya satu atau dua hari sebelumnya itu sudah memasukkan laporannya masing-masing, supaya teman-teman DPRD ada kesempatan untuk mendalami,” ujar Basdir usai rapat.

Ia menegaskan, keterlambatan penyerahan dokumen membuat anggota pansus kesulitan melakukan analisis terhadap capaian kinerja OPD.

“Seperti tadi misalnya, apa yang kita mau dalami? Datang, baru kasih masuk. Sehingga kami berinisiatif untuk menunda,” katanya.

Meski pembahasan ditunda, Pansus tetap memberikan ruang kepada OPD untuk memaparkan gambaran umum kinerja masing-masing.

Namun, pembahasan secara rinci dan mendalam akan dilakukan setelah seluruh dokumen dipelajari oleh anggota pansus.

“Kita tetap kasih kesempatan untuk membacakan poin-poin utamanya, tetapi kami minta waktu untuk melakukan pendalaman,” jelasnya.

Basdir mengungkapkan, secara umum laporan yang disampaikan OPD menunjukkan capaian yang cukup tinggi, bahkan sebagian besar berada di kisaran 80 hingga 100 persen.

Meski demikian, ia menekankan bahwa angka tersebut masih perlu diverifikasi lebih lanjut melalui kajian mendalam.

“Kalau kita dengar tadi presentasenya lumayan tinggi, antara 80 sampai 100 persen. Tapi kita belum tahu secara detail karena belum baca baik-baik,” tambahnya.

Sejumlah OPD yang hadir dalam rapat tersebut di antaranya Dinas Pariwisata, Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi, Dinas Ketahanan Pangan, serta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Basdir menyebut kehadiran OPD tersebut penting dalam memberikan gambaran awal terkait kinerja dan realisasi program sepanjang tahun anggaran 2025.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa kualitas pembahasan tetap menjadi prioritas utama dibanding sekadar penyampaian laporan secara administratif.

Pansus LKPJ DPRD Makassar memastikan akan menjadwalkan ulang pembahasan setelah seluruh dokumen diterima dan dipelajari secara komprehensif.

Diharapkan, melalui penjadwalan ulang tersebut, proses evaluasi dapat berjalan lebih mendalam, objektif, dan menghasilkan rekomendasi yang tepat bagi perbaikan kinerja pemerintah daerah ke depan. (*)

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Metro05 September 2026 15:27
Usaha Sambil Doa, Pemkot Makassar Kerahkan Tangki Air, SPAM hingga Salat Istisqa Minta Hujan
MAKASSAR, Trotoar.id— Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memilih menempuh dua jalur sekaligus menghadapi kemarau panjang dan krisis air bersih: berge...
Metro05 September 2026 15:18
Wabup Nurkanaah Serahkan Santunan untuk Dua Keluarga Korban Kebakaran di Teteaji
SIDRAP, Trotoar.id — Musibah kebakaran yang menghanguskan dua rumah warga di Desa Teteaji, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidr...
Daerah05 September 2026 15:15
BISA ORASI ke-2 Bahas Strategi Mengubah Potensi Sidrap Jadi Kekuatan Ekonomi
SIDRAP, Trotoar.id — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) memiliki beragam potensi sumber daya manusia dan ekonomi. Namun, potensi tersebut belum cu...
Daerah05 September 2026 15:12
PIK-R ORYZASATIVA SNAKMA, Ruang Aman Remaja untuk Berbagi Cerita dan Menata Masa Depan
SIDRAP, Trotoar.id — Tidak semua cerita remaja mudah disampaikan. Ada persoalan yang hanya bisa dibicarakan ketika mereka merasa aman, didengar, dan...