Demonstran Geruduk Kantor KPU Bantaeng, TNI dan Polri Sigap Melerai Massa

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Jumat, 08 Februari 2019 21:17

Demonstran Geruduk Kantor KPU Bantaeng, TNI dan Polri Sigap Melerai Massa

TROTOAR.ID, BANTAENG — Sambil membakar ban dan membentangkan spanduk, puluhan massa menyuarakan aspirasinya menyoal pelanggaran pemilu di depan kantor KPU Bantaeng, Jalan Andi Mannapiang, Lamalaka, Kabupaten Bantaeng pada Jumat, 8 Februari 2019.

Teriakan-teriakan turunkan Ketua KPU pun dilontarkan massa aksi, meminta KPU netral dalam Pemilu serentak tahun ini. Personil pengamanan dari institusi TNI dan Polri terjun langsung melerai massa demonstran.

Skenario simulasi pengamanan Pemilu semakin mendebarkan tatkala aksi yang awalnya damai tiba-tiba berujung kericuhan. Para pendemo yang datang ternyata telah menyiapkan balok kayu dan batu. Aparat memperingatkan massa agar tidak bertindak anarkis. Namun peringatan itu tidak digubris.

Mereka semakin beringas dan mulai menyerang dengan cara menimpuk aparat keamanan menggunakan balok kayu dan batu. Petugas keamanan yang dilengkapi dengan tameng dan pemukul pun mencoba menghentikan langkah demonstran yang memaksa diri merangsek ke dalam kantor KPU. Namun berhasil dihalau hingga akhirnya massa berhasil dipukul mundur.

“Jadi untuk kegiatan ini didasari dari perbantuan TNI kepada Polri. Yang jadi acuan kita adalah MoU antara TNI dan Polri nomor 18 tahun 2018, disana menyebutkan bahwa saat terjadi chaos, maka Polri meminta bantuan kepada TNI,” kata Dandim 1410/Bantaeng, Letkol Kav Nanang Siswoko.

“Maka dari itu, saya sebagai komandan tertinggi di Bantaeng, sebagai Dandim, mengirimkan bantuan personil satu pleton TNI untuk membantu. Statusnya di bawah kendali Kasatwil (Kapolres Bantaeng) untuk mengatasi huru-hara. Atau untuk mengatasi sektor objek vital seperti KPU, atau Pom bensin (Pertamina), Kantor Pemerintahan, termasuk kantor Polisi dan TNI,” lanjutnya menerangkan fungsi TNI dalam pengamanan pemilu nantinya.

Lebih jauh dia menjelaskan bahwa TNI merupakan perbantuan untuk Polri, yang dalam hal ini berdasarkan kewenangan Kapolres Bantaeng, AKBP Adip Rojikan untuk meminta sewaktu-waktu jika itu darurat.

“Sektor yang diberikan kepada TNI merupakan kewenangan Kapolres. Jadi persiapan ini meningkatkan kemampuan apabila nantinya Pak Kapolres membutuhkan bantuan untuk pengendalian massa,” terangnya.

Anang mengatakan bahwa simulasi tersebut dilakukan selama empat hari dan terbagi beberapa tahapan. Pertama drill teknis, yaitu sosialisasi kepada prajurit tentang pelibatan TNI kepada Polri, dasar dan payung hukum di paparkan dalam sosialisasi itu. Kedua dilakukan juga pembekalan prosedur dan tata cara pilkada, pelanggaran-pelanggaran pemilu dari Bawaslu.

“Dan hari ini, kita laksanakan simulasi pengendalian massa. Dengan skenario kejadian sebenarnya, situasi sebenarnya dan peralatan yang sebenarnya,” pungkasnya.

Sementara itu Komisioner KPU Bantaeng, Hamzar menuturkan bahwa simulasi ini sengaja dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk dalam penyelenggaraan Pemilu nantinya.

“Pihak keamanan bekerjasama dengan TNI dan Polri. Ini inisiatif TNI dan Polri, tentunya untuk keamanan nanti,” ujar Hamzar. (Sdq)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik04 Mei 2026 23:03
PSI Selayar Tancap Gas Konsolidasi, Perkuat Struktur hingga Desa
SELAYAR, Trotoar.id — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Kepulauan Selayar, Andi Putriana, terus mengint...
Metro04 Mei 2026 18:50
TP PKK Makassar Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Bimtek dan Peninjauan Kebun Aku Hatinya PKK
MAKASSAR, Trotoar.id — Tim Penggerak PKK Kota Makassar terus memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui kegiatan bimbingan teknis (bimtek) serta p...
Daerah04 Mei 2026 18:18
Buka Karang Taruna Cup II, Aksi Bupati Sidrap Main Voli Semarakkan Suasana
SIDRAP, Trotoar.id — Pembukaan Turnamen Bola Voli Karang Taruna Cup II di Kelurahan Bangkai, Kecamatan Watang Pulu, Senin (4/5/2026), berlangsung me...
Metro04 Mei 2026 17:12
Pemerintah Pusat Apresiasi Kinerja Pemkot Makassar
JAKARTA, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melakukan lawatan kerja ke Jakarta untuk memperkuat sinergi penanganan masalah sosial d...