Forum advokasi Bantuan Hukum Sulsel Gelar Workshop, ini Tujuannya

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Senin, 18 Maret 2019 19:27

Forum advokasi Bantuan Hukum Sulsel Gelar Workshop, ini Tujuannya

TROTOAR.ID, MAKASSAR – Forum Advokasi Bantuan Hukum Sulsel menawarkan perlindungan kepada warga negara dalam bentuk bantuan hukum. khususnya hak masyarakat miskin yang rentan untuk mengakses keadilan.

Hal ini disampaikan, Haswandy Andi Direktur Lembaga Bantuan Hukum Makassar dalam sebuah workshop dan diskusi yang digelar oleh Forum Advokasi Bantuan Hukum Sulsel di Hotel Jolin Makassar, Senin (18/3/2019).

Menurutnya, ini merupakan harapan baru dan peluang bagi perlindungan warga negara dalam bentuk system bantuan hukum yang dapat diakses oleh masyarakat miskin dan marjinal.

Baca Juga  Uraian Fakta-fakta Kasus Pemerkosaan Tiga Anak di Luwu Timur

“Hal ini jelas dirumuskan dalam tujuan penyelanggaraan bantuan hukum yakni menjamin dan memenuhi hak bagi penerima bantuan hukum untuk mendapatkan akses terhadap keadilan,”ujar Direktur LBH Makassar.

Dimana Kebijakan bantuan hukum telah diatur oleh negara lewat Undang-undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum (UU Bantuan Hukum).

Ditambah lagi, Kebijakan tersebut juga disambut baik di beberapa daerah, khususnya di Provinsi Sulawesi Selatan.

Baca Juga  Bangkitkan Gelora Olahraga, Walkot Makassar Akan Sasar Dunia Pendidikan

“Setidaknya saat ini terdapat 5 Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan yang telah mensahkan Perda Bantuan Hukum yaitu Kabupaten Sinjai, Kota Makassar, Kabupaten Takalar, Kabupaten Soppeng dan Kabupaten Wajo,”umbarnya.

Selain itu, wujud hak konstitusional segala warga negara telah sesuai dengan prinsip persamaan serta kedudukan di dalam hukum.

“menjamin kepastian penyelenggaraan bantuan hukum dilaksanakan secara merata di seluruh wilayah Indonesia dan mewujudkan peradilan yang efektif, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan,”tutupnya.

Baca Juga  Nelayan Kodingareng Dikriminalisasi karena Melawan Tambang, LBH Tempuh Praperadilan

Diketahui, Workshop ini dilakukan sebanyak 3 kali dan dihadiri oleh sekitar 10 orang yang berasal dari Akademisi, Praktisi, OBH LSM Advokasi dan Organisasi Penyandang Disabilitas yang berdomisili di Makassar. Usulan-usulan peserta dalam workshop tersebut kemudian telah di disusun oleh Tim Ahli yang terdiri dari Akademisi dari Fakultas Hukum UIN (Dr. Fadli Andi Natsif, S.H., M.H.) dan Praktisi Bantuan Hukum (Abdul Azis, S.H. – Mantan Direktur LBH Makassar).

 Komentar

Berita Terbaru
Metro31 Oktober 2026 14:26
Jelang HUT ke-27, DWP Sulsel Sambangi Dua Panti Asuhan dan Salurkan Bantuan
MAKASSAR, Trotoar.id — Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Dharma Wanita Persatuan (DWP) pada Desember 2026 mendatang, DWP Provinsi Su...
Politik31 Oktober 2026 13:39
IAS Tegaskan Anggota Fraksi Golkar Jadi Prioritas Caleg Mendatang
MALINO, Trotoar.id — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), menegaskan seluruh anggota Fraksi Partai Golkar di DP...
Politik30 Oktober 2026 22:52
Golkar Sulsel Konsolidasikan Kekuatan di Malino, IAS Tekankan Soliditas dan Kesatuan Gerak
MAKASSAR, Trotoar.id — Partai Golkar Sulawesi Selatan mulai memperkuat fondasi organisasi di bawah kepemimpinan Ilham Arief Sirajuddin (IAS). Melalu...
Hukum30 Oktober 2026 22:09
MK Tolak Gugatan Perpanjangan Masa Jabatan DPRD hingga 2031, Nasib Transisi Pemilu Menunggu Regulasi
JAKARTA, Trotoar.id — Harapan memperpanjang masa jabatan anggota DPRD hasil Pemilu 2024 hingga 2031 belum menemukan kepastian hukum. Mahkamah Konsti...