Kasus Korupsi Romi Penyebab PPP Diprediksi Tidak Lolos PT

Suriadi
Suriadi

Kamis, 04 April 2019 19:08

Kasus Korupsi Romi Penyebab PPP Diprediksi Tidak Lolos PT

TROTOAR.ID, — Keterlibatan Ketua Umum PPP Romahurmuzy dalam pusaran Korupsi yang diungkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  menjadi salah satu alasan mengapa sejumlah masyarakat enggang memilih Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Bahkan Survei Charta Politika Indonesia mengungkapkan jika elektabilitas PPP sebagain partai Islam mulai tergerus,  pasca terbongkarnya bobrok ketua umum PPP yang bermain dalam jual beli jabatan di kementrian Agama.

Baca Juga  Anies Baswedan Urutan Pertama, Andi Sudirman Posisi 9, Kepala Daerah Populer Tangani Covid-19 dan Ekonomi

“Harus diakui PPP mengalami guncangan politik terutama ketika ketua umumnya (Romahurmuziy) kena operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK),” kata Direktur Riset Charta Politika Indonesia Muslimin di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 4 April 2019 dikutip Medsos

Menurut Muslimin,  PPP sebagai partai Islam pada pemilu 2014 lalu mampu memperoleh 6,5 persen suara,  dan perolehan tersebut terpuruk pasca mantan ketua umum PPP Romahurmuzy dijerat KPK

Baca Juga  Gubernur Papua, Minta Jokowi Tarik Pasukan TNI dan Polri Dari Nduga

Apa lagi berdasarkan tranding terlihat survei PPP sejak Desember 2018 hingga maret kemarin terus mengalami penurunan,  bahkan dari posisi 4,2 persen pada Desember hingga menjadi 2, 4 persen pada Maret 2019.

“Kebetulan survei kita dilakukan saat OTT. Penurunan ini sedikit banyak berpengaruh karena ketumnya kena OTT,” jelas Muslimin.

Baca Juga  Mahasiswa Desak Bawasku Usut Dugaan Ijazah Palsu JA

Surbei yang dilakukan Charta Politika Indonesia pada 19-25 Maret 2019 dengan menggunakan metode wawancara tatap muka langsung dengan menggunakan kuesioner terhadap 2.000 responden di 34 provinsi.

Diketahui jika KPK mengamankan Romaharmusiy diakhir Februari kemarin, dan ditetapkan tersangka kasus suap oleh KPK dalam kasus jual beli jabatan dikemenag.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik05 November 2026 19:13
PKB Desak Kasus Dugaan Penyadapan Diusut Tuntas, Syamsul Rizal Dorong Forensik Digital
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendesak aparat terkait mengusut tuntas dugaan penyadapan yang disebut menyasar sejumlah toko...
Parlemen05 November 2026 18:33
Syamsul Rizal Bedah Sosialisme Islam di Makassar, Prof Tahir Kasnawi Sebut Sejalan dengan Pancasila
MAKASSAR, Trotoar.id — Keadilan ekonomi, ketimpangan sosial, dan keberpihakan terhadap masyarakat kecil menjadi sorotan dalam kegiatan sosialisasi d...
Metro05 November 2026 17:24
Makassar Raih Terbaik I Nasional Program KB 2026, Enam Inovasi DPPKB Jadi Penentu
JAKARTA, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin, M...
Metro05 November 2026 16:21
Penyintas Kanker Berbagi Pengalaman, TP PKK Makassar Perkuat Edukasi Deteksi Dini Penyakit
MAKASSAR, Trotoar.id — Kesadaran menjaga kesehatan tidak cukup hanya dibangun ketika tubuh mulai merasakan sakit. Pemeriksaan sejak dini menjadi lan...