Begini Bentuk Dugaan Kecurangan Pemilu di Malaysia

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 11 April 2019 18:26

Begini Bentuk Dugaan Kecurangan Pemilu di Malaysia

TROTOAR.ID — Meski pemungutan suara Pemilihan Umu Pilpres dan Pileg di Malaysia baru akan di gelar pada 14 April mendatang, namun sejumlah kertas suara Pilpres dan Pileg ditemukan telah tercoblos

Bahkan ribuan lembar surat suara pemilu serentak ditemukan oleh kelompok Warga Indonesia di Malaysia, yang mana surat suara yang tersimpan di dalam kanting plastik hitam danbkarung tersebut di simpan dalam sebuah bangunan kosong.

Apalagi video pengrebekan penemunya kertas suara tercoblos tersebut, kini viral di media Sosial, apalagi penemuan kertas suara pemilu serentak tersebut gambar pasangan capres dan Cawapres 01 telah tercoblos.

Bukan cuma Capres dan Cawapres saja yang tercoblos, namun kertas suara caleg farinpartai NasDem juga ikut tercoblos, yang ditemukan di
Bandar Baru Bangi, Malaysia.

Penemuan tersebut membuktikan jika adanya pihak yang mencoba mengacaukan proses pemilu serentak, sehingga Bawaslu mengusulkan kepada KPU sebagai penyelenggara untuk menghentikan sementara proses pemungutan suara di Malaysia yang akan digelar pada 14 April mendatang

https://twitter.com/i/status/1116253878884847616

“Kita sudah meminta ke KPK utnuk menghentikan sementara proses pemungutan suara di seluruh Malaysia,” Kata anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar

Apa lagi surat suara yang telahbtercoblos tersebut ditemukan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) luar Negeri di Malaysia, dan oleh yang itu Bawaslu mendesak KPU untuk mengevaluasi proses pemungutan suara di Malaysia.

“Benar, Panwaslu Kuala Lumpur sebagai penemu dan kami well indived. Kami meminta KPU melakukan evaluasi kinerja. Sebab terbukti PPLN tidak melaksanakan tugas dengan benar,” kata anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar ketika dikonfirmasi, Kamis (11/4) dikutip merdeka.com

Sementara terkait permintaan Bawaslu untuk menghentikan sementara, pihak KPU masih akan mempelajari dugaan kecurangan yang terjadi di Malaysia, sehingga KPU belum bisa mengambil keputusan apakah akan menindak lanjuti usulan Bawaslu RI

“Kami sedang cek kebenarannya dan kejadian persisnya ke Pokja panitia pemilihan luar negeri (PPLN),” kata Ilham dalam keterangan tertulis.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah04 Mei 2026 15:44
Bupati Luwu Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Spirit Memuliakan Manusia Melalui Pendidikan
LUWU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Luwu menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Lapangan Andi Djemma, B...
Politik04 Mei 2026 15:39
Munafri ke Jakarta Temui Bahlil, Sinyal Kuat Jelang Musda Golkar Sulsel
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dikabarkan bertolak ke Jakarta untuk memenuhi undangan Ketua Umu...
Daerah04 Mei 2026 15:35
Wabup Luwu Tinjau Pengaspalan Jalan Poros Bolong–Lamasi, Target Rampung Sehari
LUWU, Trotoar.id— Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, meninjau langsung proses pengaspalan jalan poros Bolong–Lamasi yang berada di Desa ...
Metro04 Mei 2026 15:32
Pansus LKPJ DPRD Makassar Tunda Pembahasan, OPD Diminta Serahkan Data Lebih Awal
MAKASSAR, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Kota Makassar menunda pembahasan LKPJ Wali Kota Mak...