Gelar Dialog Bersama Pelaku Usaha Serta Pemkot Makassar, Apa Peran AUHM ?

Fadli
Fadli

Selasa, 30 April 2019 18:21

Gelar Dialog Bersama Pelaku Usaha Serta Pemkot Makassar, Apa Peran AUHM ?

TROTOAR.ID,MAKASSAR- Keterlibatan Asosiasi Usaha Hiburan Malam (AUHM) terhadap pelaku usaha tempat hiburan malam kini menjadi sorotan.

Bagaimana tidak, hadirnya organisasi AUHM disinyalir sangat mengganggu peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) khususnya di Kota Makassar.

Padahal sangat jelas, tempat hiburan malam atau THM sudah menjadi kewenangan dari Pemerintah Kota yakni Dinas Pariwisata untuk menghendel jalannya usaha THM di Kota Makassar.

“sekarang pertanyaannya, apa tugas kongkrit dari AUHM sendiri ? itukan mesti jelas, “tutur Nasran Mone pada Diskusi publik yang mengangkat tema “Ramadhan Tutup, Apa Peran AUHM” di Publiq Cafe Makassar, Selasa (30/4/2019).

Disamping itu dalam pembahasan pada dialog publik yang diselenggarakan dan digagas oleh DPW PERJOSI Sulsel, tidak lain adalah untuk menggali lebih dalam terkait perizinan usaha hiburan malam, serta peran AUHM itu sendiri.

“Perlu ada kejelasan dari item-item yang dilarang pada tempat hiburan malam. Apa lagi adanya wacana pemungutan iuran-iuran yang dilakukan Asosiasi Usaha Hiburan Malam (AUHM),” kata Nasrank selaku pemerhati Usaha Hiburan Malam.

Nasran pun menduga, ada kongkalikong antara pemilik THM dengan AUHM untuk mengganggu peningkatan PAD Kota Makassar jika terus dibiarkan hadirnya organisasi tersebut.

“Perlu juga di geladah perserikatan AUHM, apakah sudah ada MoU dari Walikota, soal legalitas organisasi ini. Dan juga terkait anggaran dasar dan rumah tangga (AD/ART), “tambahnya.

Ketua DPW Perserikatan Journalist Siber Indonesia (Perjosi) Sulsel, Basri mengatakan, dialog ini digelar bukan tanpa alasan, dimana banyak pelaku usaha yang mempertanyakan peran AUHM itu sendiri.

“kami hanya meminta keterbukaan peran AUHM itu sendiri, disamping itu sinergitas antara pelaku usaha dan pemerintah kota mesti jelas,”umbarnya.

Salah seorang pelaku usaha mempertanyakan, sejauh mana keterlibatan AUHM itu sendiri, dimana ia menuturkan soal harga minuman yang menjadi kewenangan AUHM.

“kenapa Asosiasi AUHM kok pernah menyatakan diri sebagai penggagas mengenai ketetapan harga jual minuman ? setahu saya ini bukan tupoksi AUHM karena harga jual minuman di masing-masing outlet adalah mutlak menjadi kewenangan dan kebijakan dari pelaku usaha, “Beber Bagus Prasojo Selaku Pelaku Usaha.

Dirinya menambahkan, harga jual produk yang kompetitif antar tempat usaha merupakan sinyal bahwa pengelola tempat usaha sedang berupaya mencari trik yang tepat dalam mengembangkan tempat usaha yang sedang dikelolanya.

“acuan perhitungan konsep Costing/COGS sesuai standarisasi masing-masing perusahaan dong , bukan dari gagasan asosiasi yang di-floorkan untuk dijadikan sebuah keharusan, harga jual produk yang kompetitif,”cetusnya.

Diketahui, Kegiatan ini berlangsung dengan suasana santai, Begitu pun yang hadir dari elemen-elemen mahasiswa hingga kepemudaan dan tokoh masyarakat.

Narasumber yang di undang pada dialog, ada dari Om bom perwakilan dari Dinas PTSP, Eliy dari perwakilan Dinas Perdagangan, dan Bagus, palaku usaha hiburan malam Orbit dan Nasrank, selaku pemerhati dan mantan Anggota DPRD.

 Komentar

Berita Terbaru
Hukum17 Juni 2021 23:01
Edy Rahmat Mengaku Pungut Upeti Dari Anggu Atas Perintah NA
Trotoar.id, Makassar -- Mantan anak buah Nurdin Abdullah, Edy Rahmat mengungkapkan fakta baru dalam kasus suap dan gratifikasi Gubernur Sulsel nonakti...
Metro17 Juni 2021 22:28
Dibawa oleh Walkot Makassar Naik Kapal Phinisi Kelilingi Laut Losari, Sandiaga Uno: F8 Kebangkitan Pariwisata dari Indonesia Timur
TROTOAR.ID, MAKASSAR — Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno melakukan kunjungan kerja ke Kota Makassar, di Center Point of Indonesia...