Bawaslu Temukan Pengelembungan Suara Caleg, Penetapan Ditunda

0
41

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Dugaan penggelembungan suara hasil pemilu kembali terungkap setelah Badan Pengawas Pemilu menemukan perbedaan angka pada DAA1 dengaj DA1 yang dikeluarkan Panitia Penyenggara Kecamatan (PPK)

Dalam tuan tersebut, Bawaslu menemukan pergeseran suara sesama caleg di internal partai, bahkan jumlahnya hingga ratusan suara bahkan hal itu terjadi di tingkatan DPRD Kota Makassar, DPRD Provinsi hingga DPR RI.

“Kita menemukan sejumlah indikasi kecurangan yang dilakukan oknum-oknum tertentu, apalagi suara yang ada dari DAA1 dan DA 1 terbitan PPK berbeda hingga ratusan suara, ” Jelasnya

Segingga mau tak mau mark-up suara caleg dikembalikan kesalnya sesuai dengan hasil perolehan suara caleg yang berasal dari DAA1.

Baca Juga  Meski Terpilih, Calon DPD yang Tak Laporkan LPPDK, Tak Akan Dilantik

Sebab kata Nursari, jika DAA1 Plani lah yang menjadi dasar lahirnya DA1 yang yang kemudian dibagikan kesejumlah saksi partai politik.

Bahkan salah satu kejadian yang diungkap Bawaslu Kota Makassar yakni peristiwa pengelembungan suara Caleg DPR RI dari Partai NasDem dan Perindo

Setelah dilakukan penyesuaian berdasarkan DAA1 Plano, suara caleg DPR RI nomor urut 2 Aura Aliyah Imandara dari 69 suara berubah di DA1 kecamatan Tamalate menjadi 479.

Baca Juga  Jokowi-Amin Keok di Makassar

Bukan cuma Caleg DPR RI saja yang terjadinpergeseran suara, akan tetapi perolehan suara caleg DPRD Provinsi juga mengalami pergeseran suara hingga 100 suara lebih yang ditemukan bergeser

Sementara untuk caleg DPRD Kabupaten ditemukan juga hingga 600 suara yang terjadi di kecamatan Manggala. Bahkan pergeseran suara juga terjadi di sejumlah partai seperti Perindo, PPP, PAN dan PBB.

Sehingga hasil temuan pergeseran suara yang terjadi di tingkat kecamatan kata Nursari akan segera ditindak lanjuti dengan mencari oknum yang melakukan perubahan data dari DAA1 ke DA1

Dari hasil temuan Bawaslu tersebut hingga malam ini belum ada kepastian apakah KPJ Makassar akan menetapkanneptolehan hasil pemilualam ini atau kembali di undur hingga persoalan pegelembungan suara terselesaikan.

Baca Juga  KPU Sulsel Tidak Sahkan Kecamatan Sangkarrang Dalam Rapat Pleno

Apa lahi enhkngat hari ini merupakan batas waktu proses rekapitulasi hasil ditingkat provinsi, dan Makassar merupakan Kota yang belum menyerahkan hasil rekapitulasi suara pemilu ke tingkat provinsi yang mengakibatkan terhambatnya penetapan rekapitulasi suara ditingkat provinsi (***)