TROTOAR.ID, MAKASSAR — Harapan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk menduduki kursi Pimpinan DPRD Sulsel tidak pupus begitu saja
Bahkan PDIP mengingat perolehan suara caleg Partai Amanat Nasional (PAN) Syamsuddin Carlos yang merebut kursi terakhir di daerah pemilihan Sulsel enam yang meliputi, Jeneponto, Bantaeng dan Selayar.
PDIP mengugat petilehna suara Caleg PAN dengan dasae adanya penggelembungan suara yang dilakukan kader PAN yang meraih kursi terakhir pada pileg kemarin.
Baca Juga :
Namun Syamsuddin Carlos membantah tuduhan tersebut, bahkan Syamsuddin Carlos menilai tuduhan penggelembungan yang ditayangkan PDIP di MK salah alamat.
“Salah alamat kalau saya di sebut melakukan pengelembungan suara, tapi itukan hal mereka untuk mengugat hasil pemilu di MK, ” Jelas Syamsuddin Carlos.
Bahkan Politisi PAN menilai, jika dalam proses rekapitulasi suara di tingkat TPS hingga Kabupaten semua saksi PDIP menandatangani berita acara penetapan hasil pemilu.
Syamsuddin carlos tidak menyangka jika tuduhan yang disampaikan ditnya melakukan oengelebungan suara sebanyak 650 suara di tiga daerah itu keliru
Dan dirinya juga mempercayakan semuanya kepada Mahkamah Konstitusi untuk membuka kebenaran siapa yang dianggap melakukan pengelembungan suara.
“Serahkan saja semuanya pada MK, dan saya yakin MK akan memutuskan persoalan ini seadil-adilnya, Semua bisa melihat bukti-bukti kemudian mencocokkan C1 yang ada di beberapa partai lain dengan yang ada di KPU,” ujarnya.




Komentar