Gegara Pileg, Dua Caleg Golkar Berurusan Bareskrim Polri

Suriadi
Suriadi

Rabu, 29 Mei 2019 21:36

Gegara Pileg, Dua Caleg Golkar Berurusan Bareskrim Polri

TROTOAR.ID, MAKASSAR –– Dua politisi Partai Golkar, M Yasir dan Rismayani mangkir dari panggilan penyidik terkait dugaan surat palsu yang digunakan untuk mengugat hasil peroleham suara pemilu 17 April kemarin

Apa lagi Mahkamah partai Golkar tidakk mengeluarkan rekomendasi untuk melanjutkan sengketa hasil pemiljnke MK. Namun belakangan gugatan selesihbhasil tersebut terdaftar di MK.

Ketidak hadiran istri Bupati Pangkep dan Menjadi Yasir tersebut di karenakan Rismayani sedangengalami ganguan kesehatan (Sakit) dan M Yasir dikabarkan sedang lmelakukam Ibadah Umroh.

Sehingga pihak penyidik Bareskrim akan mengagendakan ulang untuk memanggil kedua politisi Partai Golkar tersebut.

Hal itu di ungkapkan oleh Brigjen Fadil Imran Direktur Tipidter Bareskrim Polri yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim kepada media menyatakan, terkait kasus itu pihaknya akan menjadwakan pemanggilan yang kedua.

“Terperiksa saudari Rismayani tidak hadir dalam jadwal pemeriksaan hari ini karena dilaporkan sakit. Kami melakukan pemanggilan untuk yang kedua dengan agenda pemeriksaan setelah lebaran Idulfitri,” katanya.

Keduanya seharusnya hari ini menjalani pemeriksaan di bareskrim berdasarkan surat panggilan yang dilayangkan kepada keduanya.

Namun dengan alasan sakit dan sedang melaksanakan ibadah Umroh keduanya akan diagendakan ulang untuk hadir memenuhi panggilan penyidik Polri di Bareskrim.

Supriansyah merasa jika ada pihak yang dengan sengaja memainkan rekomendasi Mahkamah partai sehingga jal ini kata dia akan di tuntaskan dalam jalur hukum

Apa lagi diakuinya jika dirinya sudah lama difitnah telah melakukan pengelumbungan suara apda pemilu kemarin, namun dari hasil penelusuran bawaslu dan proses rekapitulasi fitnah tersebut tidakk terbukti.

“Sudah lamami saya di fitnah melakukan penggelembungan suara oleh oknum tertentu baik melalui pemberitaan media sosial ataupun dilaporkan di Mahkamah Partai.

Sekedar diketahui saya tidak melawan karena saya tidak suka ribut. Tapi karena di desak terus maka saya angkat bicara dan mulai membela diri dengan cara saya ini.

“Jadi biarlah mereka mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum,” kata Supriansa.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik04 Mei 2026 23:03
PSI Selayar Tancap Gas Konsolidasi, Perkuat Struktur hingga Desa
SELAYAR, Trotoar.id — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Kepulauan Selayar, Andi Putriana, terus mengint...
Metro04 Mei 2026 18:50
TP PKK Makassar Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Bimtek dan Peninjauan Kebun Aku Hatinya PKK
MAKASSAR, Trotoar.id — Tim Penggerak PKK Kota Makassar terus memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui kegiatan bimbingan teknis (bimtek) serta p...
Daerah04 Mei 2026 18:18
Buka Karang Taruna Cup II, Aksi Bupati Sidrap Main Voli Semarakkan Suasana
SIDRAP, Trotoar.id — Pembukaan Turnamen Bola Voli Karang Taruna Cup II di Kelurahan Bangkai, Kecamatan Watang Pulu, Senin (4/5/2026), berlangsung me...
Metro04 Mei 2026 17:12
Pemerintah Pusat Apresiasi Kinerja Pemkot Makassar
JAKARTA, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melakukan lawatan kerja ke Jakarta untuk memperkuat sinergi penanganan masalah sosial d...