Diskumdag Bantaeng Sering Sidak Tapi Gas LPG3 Kg Masih Langka

Suriadi
Suriadi

Senin, 10 Juni 2019 22:52

Diskumdag Bantaeng Sering Sidak Tapi Gas LPG3 Kg Masih Langka

TROTOAR.ID, Bantaeng – Tabung gas LPG isi 3 Kg atau biasa disebut Si Melon mengalami kelangkaan di Kabupaten Bantaeng. Hal itu lantas berdampak pada inflasi atau kenaikan harga.

Seperti yang dikatakan Saharuddin, warga Dusun Birea, Desa Pa’jukukang yang mengaku kelangkaan gas sangat terasa.

Dia menyebut, biasanya gas subsidi itu dibelinya seharga Rp16 ribu sampai Rp17 ribu, namun menjelang hari raya Idulfitri 1440 Hijriah hingga berakhirnya bulan Ramadhan, harga memasuki angka Rp25 ribu sampai Rp30 ribu di pengecer.

“Sudah cari dari desa sampai di kota tapi tidak dapat. Jadinya untuk masak air saja saya susah. Ada ji tapi harganya ada yang 25 ada yang 30 ribu,” aku Saharuddin, Senin (10/6/2019).

IMG 20190610 WA0100

Sementara itu, Kadis Koperasi UKM dan Perdagangan Bantaeng, Meyryani Majid mengatakan bahwa pihaknya selalu melakukan pemantauan harga.

Bahkan jika ditemukan adanya kenaikan harga yang cukup signifikan, pihaknya pun bakal melakukan inspeksi dadakan atau sidak.

“Kami selalu melakukan pemantauan harga, dan jika terjadi kenaikan harga yang cukup tinggi biasanya tim turun menyidak,” jelasnya melalui pesan WhatsApp.

Jika hal itu terjadi, lanjut dia, maka pihaknya mengupayakan untuk mencari solusi agar harga tabung gas tersebut kembali stabil.

Menanggapi hal ini, Ketua LSM LKP-PAN, Alimiuddin mengatakan bahwa sudah seharusnya, ihwal kelangkaan hingga mengakibatkan melonjaknya harga tabung gas itu ditanggapi dengan serius oleh instansi terkait.

“Ini masalah serius dan harusnya instansi pemerintah dalam hal ini Dinas Koperasi, UKM dan Perdaganga bisa bergerak cepat menanggulanginya,” ucapnya.

Melonjaknya harga ini, menurutnya seakan sudah menjadi tradisi tiap tahunnya di hari-hari penting, seperti hari raya idulfitri. Momentum seperti itu dimanfaatkan untuk meraup keuntungan dari warga.

Bahkan dia menduga dinas terkait melakukan pembiaran tanpa ada solusi yang ditawarkan mengenai kelangkaan dan melonjaknya harga tabung gas 3 Kg ini.

“Kelangkaan ini membuat resah masyarakat karena aktifitas dapur dalam rumah tangga terganggu. Saya curiga ini ada penimbunan,” paparnya.

Bahkan dia akan mrnyikapi dengan tegas kasus kelangkaan dan melonjaknya harga tabung tersebut. Dia menyebut dalam waktu dekat ini, jika instansi terkait tidak memberikan langkah taktis, maka pihaknya bakal melapor di Unit Tipidter Polres Bantaeng. (Sid)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro27 Agustus 2026 20:37
14 Tim Bersaing di Babak Penyisihan Haflah Tilawah MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 di Pangkep
PANGKEP, Trotoar.id — Sebanyak 14 tim unjuk kemampuan dalam babak penyisihan Cabang Haflah Tilawah Al-Qur’an pada MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional...
Daerah27 Agustus 2026 19:31
Jejak JICA 30 Tahun di Barru, Dari Air Bersih hingga Peluang Kerja ke Jepang
BARRU, Trotoar.id — Jejak kerja sama Kabupaten Barru dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) kembali terungkap setelah sejumlah alumni ...
Metro27 Agustus 2026 18:34
Buka Citra Beauty Fair 2026, Aliyah Mustika Ilham Dorong Industri Kecantikan dan Ekonomi Lokal
MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham membuka secara resmi Citra Beauty Fair 2026, Rabu (26/8/2026). Ajang yang digel...
Daerah27 Agustus 2026 16:31
Wamendagri Bima Arya Belanja di Stan Sidrap, Produk Lokal Curi Perhatian di AOE 2026
TANGERANG, Trotoar.id — Stan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menjadi salah satu titik yang menarik perhatian dalam Apkasi Otonomi Expo 2026 (AO...