Tuding Jendral TNI Ambil HP, Mabes Polri Akan Sidang Etik AKBP M Lalu Iwan

0
39

TROTOAR.ID, — Meski AKBP Muhammad Lalu Iwan yang sebelumnya menuding seorang perwira tinggi TNI mencuri Handphone miliknya telah membuat surat pernyataan permintaan maaf namun kasus tersebut tidak berhenti disitu saja.

Bahkan perwira menengah Polri tersebut kini harus menghadapi proses sidang disiplin dan kode etik yang dilakukan mabes Polri, sebab sikap arogan yang digunakan tunjukkan AKBP Muhammad Lalu Iwan tidak dibenarkan dalam isntiyuso kepolisian

Baca Juga  KPK Resmi Tahan Mantan Direktur PLN

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Irjen Pol Muhammad Iqbal menilai, aapnyang dilakukan oleh Pamen Polri rersebut tidak dibenarka, sehingga tindakan kedisiplinan di berlakukan.

Atas tindakan arogan pelaminan Polribtersebut, pihak Polri juga telah melakukan pemeriksaan kepafabyang bersangkutan.

“Kami telah melaksanakan pemeriksaan dan akan kami bawa ke sidang disiplin dan kode etik bahwa polri akan menindak tegas seluruh anggotanya yang bersifat arogan,” ujarnya dikutip okezone.com

Baca Juga  CPNS Pemprov Sulsel Meninggal, Devo Sampaikan Duka Cita

Diketahui dalam insiden tersebut Peristiwa berpangkat AKBP tersebut meminta Direktur Peralatan Angkatan Darat (AD) Brigjen Subagyo berserta keluarganya berhenti, sesaat setelah meninggalkan restoran di sebuah hotel, lantaran MLI menilai HP miliknya diduga lenyap yang diletakkan di meja makan

Mendengar tuduhan itu, Subagyo meminta kepada AKBP LMI tidak menuduh sembarangan. Namun pamen polri tersebut tidak begitu saja menerima alasan Pati TNI malahan MLI melakukan penggeledahan kepada keluarga direktur persenjataan TNI AD.

Baca Juga  Hadapi Sidang di MK, Ini Imbauan Prabowo Untuk Pendukungnya

Hingga akhirnya AKBP LMI memanggil salah seorang karyawan hotel dan meminjam untuk menelepon HP-nya tersebut. HP pamen tersebut kemudian berdering saat dilihat HP itu masih berada tergeletak di atas meja makan.