Polres Bulukumba Gelar Apel Konsolidasi

Suriadi
Suriadi

Kamis, 13 Juni 2019 12:01

Polres Bulukumba Gelar Apel Konsolidasi

TROTOAR.ID, BULUKUMBA — Polres Kabuoaten Bulukumba, melakasanakan ‘Apel Konsolidasi sebagai Akhir dari Pelaksanaan Operasi Ketupat 2019’ di Mapolres Bulukumba, Kamis pagi (13/6/2019).

Adapun bertindak sebagai Inspektur Apel Kapolres Bulukumba AKBP Syamsu Ridwan, Perwira Apel Kasat Sabhara AKP M Tawil, dan Komandan Apel Kanit Laka Lantas Ipda Herman.

Apel tersebut diikuti oleh satu pleton Kodim 1411 Bulukumba, satu pleton Brimob Polda Sulsel, satu pleton Pengurai Massa (Raimas) Polda Sulel, satu pleton Sat Sabhara Polres, satu pleton gabungan Staf Polres, satu pleton Sat Lantas Polres, satu pleton Polsek jajaran Polres, satu pleton Satpol PP Pemkab, satu pleton Damkar Pemkab , satu pleton Dishub Pemkab dan satu pleton BPBD Pemkab Bulukumba.

Apel itu juga dihadiri Wakapolres Bulukumba, para Kabag, Kasat dan Kapolsek jajaran Polres Bulukumba, serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bulukumba.

Di hadapan peserta Apel, Kapolres Bulukumba, AKBP Syamsu Ridwan membacakan amanat Kapolda Sulsel Irjen Pol Hamidin, terkait amanat Apel Konsolidasi Sinergitas Operasi Ketupat tahun 2019 dan kesiapan pengamanan sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU).

“Operasi ketupat tahun 2019, yang telah digelar selama 13 hari, mulai Rabu 29 Mei hingga Senin 10 Juni 2019, telah sesuai dengan target yang telah direncanakan dan berjalan dengan tertib aman dan lancar,” ujarnya.

Dikatakannya, gangguang terhadap stabilitas Kamtibmas dapat diminimalisir dengan baik, sehingga masyarakat melaksanakan hari raya dengan aman, tertib dan lancar.

“Permasalahan terkait stabilitas harga maupun ketersediaan bahan pokok dapat diatasi dengan baik, sehingga tidak ada lonjakan harga bahan pokok,” jelasnya.

Kapolres Syamsu Ridwan mengatakan operasi ketupat tahun 2019 melibatkan 5.035 personel, terdiri dari Pers TNI 438 orang, Satgas Polda Sulsel 544 orang, Polres jajaran 2.118 orang dan instansi terkait 1.935 orang.

“Pergelaran pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu digelar di seluruh jajaran Polda Sulsel sebanyak 119 titik, terdiri dari 67 pos pengamanan, 42 pos pelayanan dan 10 pos terpadu,” terangnya.

Adapun gangguan Kamtibmas selama pelaksanaan operasi ketupat 2019, kata Samsu Ridwan, mengalami penurunan sebanyak 38 kasus atau atau 23 persen jika dibandingkan dengan ops ketupat tahun 2018.

“Sedangkan kasus kecelakaan lalulintas selama ops ketupat 2019 mengalami penurunan sebanyak 112 kasus atau 72 persen dari tahun sebelumnya,” katanya.

“Arus mudik yang menggunakan transportasi darat dan laut mengalami peningkatan sebesar 15 persen. Sedangkan transportasi udara mengalami penurunan sebesar 8,97 persen dari tahun sebelumnya,” tambah Syamsu Ridwan.

Analisa dan evaluasi penyelenggaraan operasi ketupat tahun 2019, lanjutnya, menunjukkan tingkat keberhasilan yang sangat baik, maupun pada koordinasi dan kerja sama serta sinergitas seluruh pemangku kepentingan.

“Hal tersebut ditandai dengan tidak adanya aksi serangan teror, ditekannya gangguan kejahatan yang meresahkan masyarakat maupun aksi intoleransi dan kekerasan, serta terpeliharanya stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok,” bebernya.

“Keberhasilan juga diwujudkan dengan kelancaran arus mudik dan arus balik, ketetapan strategi dalam manejem rekayasa lalulintas, serta capaian aspek keselamatan berlalulintas berupa penurunan angka kecelakaan hingga 72 persen,” jelasnya menambahkan.

Di akhir amanat Kapolda Sulsel yang dibacakan, mantan Kapolres Selayar ini menegaskan bahwa ada 2 tujuan yang hendak dicapai dari pelaksanaan apel konsolidasi.

“Pertama, untuk mengecek kembali personel, peralatan dan seluruh aspek operasi termasuk sinergitas dan soliditas komponen penyelenggara. Kedua, untuk menunjukkan kesiapan unsur pengamanan dalam menghadapi tugas ke depan dalam rangka kesiapan pengamanan sidang PHPU yang akan digelar pada 14 Juni 2019,” jelasnya.

“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh personel dan pemangku kepentingan yang terlibat dalam operasi ketupat 2019. Teriring

 Komentar

Berita Terbaru
Metro16 April 2026 19:25
Pemkot Makassar Genjot Realisasi APBD, Munafri Tekankan Akselerasi Program Berdampak
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar mulai menggenjot percepatan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 memasuki tr...
Metro16 April 2026 19:23
Evaluasi OPD, Munafri: Triwulan I Penentu Arah, Jangan Sampai Salah Langkah
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa triwulan I menjadi fase krusial dalam menentukan arah pembangunan sep...
Parlemen16 April 2026 19:19
Bersama Ketua MPR, Kamrussamad Bertemu Duta Besar Arab Saudi
Trotoar.id — Anggota DPR RI, Kamrussamad, mendampingi Ketua MPR RI dalam pertemuan strategis bersama pimpinan pondok pesantren, para ulama, sert...
Politik16 April 2026 19:15
Peluang Ilham Arief Sirajuddin di Musda Golkar Sulsel Tersandung Dinamika Internal
MAKASSAR, Trotoar.id — Peluang Ilham Arief Sirajuddin untuk memimpin Partai Golkar Sulawesi Selatan pada Musyawarah Daerah (Musda) mendatang disebut...