Mulawarman lalu menceritakan, kalau yg mengundang Jumras ke tempat Irfan adalah Sumardi Kakak Wagub dan ketika Jumras tiba di tempat itu, sudah ada Anggu dan Feri, kemudian Sumardi perkenalkan Irfan ke Jumras, kalau tempat itu tempat Irfan keluarganya. “Kata Sumardi ke Pak Jumras, Irfan masih keluarga dekatnya, sambung Mulawarman mengingatkan.
Dikatakan oleh Mulawarman, Irfan Jaya selain berupaya mengaburkan peristiwa sesungguhnya, juga berupaya melindungi Sumardi Kakak dari Wakil Gubernur Sulsel, untuk tidak dilibatkan dalam kasus ini. Padahal keterlibatannya sangat jelas. Sumardilah yg menekan Jumras agar proyek itu diberikan ke Anggu dan Feri, karena keduanya telah membantu di Pilgub kemarin.
Jejak digitalnya jelas, ada rekamannya di tangan Gubernur. Dan kalau saja, Gubernur mau membukannya, saya bisa pastikan Hak Angket akan berakhir manis.
Baca Juga :
Mulawarman bahkan curiga kalau yang merekan pertemuan itu, adalah Irfan, karena Irfan memotrek pertemuan itu diam-diam dari luar. Buktinya, foto2 pertemuan itu telah ditunjukkan oleh Irfan Jaya ke Panitia Hak Angket.
Mulawarman kemudian yakin setakin-yakinnya, Irfan Jaya ingin lindungi Sumardi.
“Saya ditelpon beberapa teman, agar Wagub dan saudara-saudaranya jangan dikait-kaitkan dengan masalah yg dihadapi Gubernur Nurdin Abdullah. Termasuk Jumras ditelpon oleh saudaranya Sumardi, agar tidak menyebut-nyebut Sumardi kalau beri keterangan di Hak Angket DPRD Sulsel,” pangkas Mulawarman pada wartawan di Warkop Dg Sija.




Komentar