Parlemen

Terkuak, ASN Pindahan Dari Bantaeng “Otak” Kegaduhan SK 193

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Staf Badan Kepegawaian Daerah (BKD)  Provinsi Sulawesi Selatan Reza mengungkapkan fakta baru dalam sidang panitia Hak angket Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel. 

Fakta yang diungkapkan Reza tersebut terkait peran Bustanul soal terbitnya SK 193 pejabat lingkup Pemprov Sulsel, yang dilantik pada  akhir April lalu, yang dianggap memiliki peran sentral terbitnya SK tersebut. 

Dalam sidang hak angket, Reza mengakui jika pada malam 29 April lalu, dirinya diajak Bustanul untuk datang ke kantor Gubernur Sulsel di lantai tiga, dan disana, Reza dan Bustanul memasuki ruangan kerja dari TGUPP. 

“Saya diajak Bustanul untuk merapat ke kantor Gubernur, disana saya bersama Bustanul memasuki ruangan, yang tak lama kemudian datanglah Rusdi Toten dan Renra,” Kata Reza

Reza juga mengatakan, jika dirinya diajak Bustanul ke Kantor gubernur ba’da magrib, dan setiba di ruangan tersebut Bustanul mengeluarkan sebuah laptop dari tas ransel yang dibawa Bustanul, kemudian dirinya diminta Bustanul memasukkan nama-nama calon pejabat termasuk dirinya (Bustanul)

Bustanul menduduki jabatan sebagai kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pendapatan Samsat Wilayah Makassar, Bustanul sendiri sebelum polemik SK 193, merupakan anak buah Nurdin Abdullah semenjak menjabat sebagai Bupati Bantaeng dan pegawai pindahan yang di parkir di BKD. 

“Bustanul sebelum di Provinsi dia merupakan pegawai pindahan dari Bantaeng, dan dia yang mengatur dan memasukkan nama-nama calon pejabat yang dilantik pada 29 April kemarin,” Jelasnya 

Di Hadapan anggota sidang panitia hak angket, Reza mengaku, sebelum mengetik nama-nama calon pejabat eselon III dan IV, dirinya bersama Bustanul, Renra, Toteng dan Rusdi,  membicarakan soal penempatan 193 pejabat tersebut 

Bahkan katanya, nama-nama calon pejabat yang diinputnya ke dalam sistem diserahkan oleh Bustanul kepadanya, sebelum pertemuan itu malam. 

Bahkan Reza mengaku jika dirinya intens berkomunikasi dengan Bustanul membahas soal  SK 193 tersebut, hingga Bustanul yang mengutak-atik nama pejabat dalam SK tersebut, termasuk menempatkan dirinya sebagai kepala UPTD Samsat Makassar 

Page: 1 2

MUHAMMAD LUTFI

Share
Published by
MUHAMMAD LUTFI

BERITA TERKAIT

Walk Out dari Mubes, IKAFE Ingin IKA Unhas Lebih Berdampak

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Musyawarah Besar (Mubes) IKA Unhas yang digelar pada 1–3 Mei 2026 di…

50 menit ago

Sekretaris Kwarcab Sidrap Buka Musyawarah Ranting Baranti 2026

SIDRAP, Trotoar.id — Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Baranti menggelar Musyawarah Ranting (Musran) Tahun 2026…

14 jam ago

Di Pelantikan HDCI, APPI Tawarkan Makassar sebagai Pusat Touring Nasional

MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut positif berbagai event berskala nasional maupun…

14 jam ago

Pesan Wabup Nurkanaah untuk Wisudawan UT: Berikan Kontribusi Terbaik bagi Daerah

SIDRAP, Trotoar.id — Wakil Bupati Sidenreng Rappang, Nurkanaah, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara wisuda…

14 jam ago

Makassar Tembus Peringkat Nasional Kota Toleran

MAKASSAR, Trotoar.id — Kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menorehkan pengakuan di level nasional.…

14 jam ago

Tepat di Hardiknas, Andi Amran Sulaiman Kembali Pimpin IKA Unhas Periode 2026–2030

MAKASSAR, Trotoar.id — Tepat pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kembali…

18 jam ago

This website uses cookies.