16 KPH Sulsel Dapat Penghargaan KLHK

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Senin, 19 Agustus 2019 21:53

16 KPH Sulsel Dapat Penghargaan KLHK

TROTOAR. ID, MAKASSAR — Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia memberi penghargaan kepada 16 Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) kepada Sulsel, di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Senin (19/8).

Adapun 16 KPH yang mendapatkan penghargaan dari KLHK yakni, KPH Jeneberang 1, Jeneberang 2, Bulusaraung, Walannae, Bila, Sawitto, Saddang 1, Saddang 2, Latimojong, Kalaena, Mata Allo, Selayar, Walannae, Rongkong, Larona dan Ajatappareng.

Penghargaan diserahkan oleh Sekretaris Dirjen Planologi dan Tata Lingkungan KLHK RI, Kustanta dan langsung disaksikan Gubernur Sulsel.

Menurut Kustanta, penghargaan ini sebagai apresiasi terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel khususnya terhadap KPH yang telah menyelesaikan Rencana Pengelolaan Hutan Jangka Panjang (RPHJP) Kehutanan sekaligus.

“Sulsel satu-satunya provinsi di Indonesia. Bukan di antara. Satu-satunya provinsi di Indonesia yang telah menyelesaikan secara tuntas RPHJP,” tegas Kustanta.

Sementara Gubernur Sulsel, Prof. H.M. Nurdin Abdullah dalam sambutannya menjelaskan, program Perhutanan Sosial dengan perizinan yang dipercepat akan memberi kemudahan bagi masyarakat mengelola dan menjaga hutan. Apalagi masyarakat terlibat aktif diyakini bisa melestarikan hutan.

“Bencana banjir dan kekeringan menjari indikator bahwa daerah aliran air kita sangat-sangat kritis. Kita harus sinergi dengan melibatkan rakyat untuk menjaga hutan,” jelasnya.

Mantan Bupati Bantaeng dua periode itu meminta KPH melingungi hutan yang semakin kritis. Pada kesempatan itu juga Prof. Nurdin Abdullah meminta dinas kehutanan untuk menyeleksi ketat pemberian izin pengolahan hutan.

Selain itu, Kepala Dinas Kehutanan dan perangkatnya juga diminta untuk terus memantau pembukaan lahan hutan dengan cara pembabatan liar dan membakar.

“Saya berharap lindungi daerah konservasi tampa mengurangi akses ekononi masyarakat. Kalau usaha masyarakat berpihak kepada konservasi, harus didukung,” pungkas alumni fakultas kehutanan Unhas Makassar ini. (#)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik08 September 2026 14:21
Geng Batu Putih Pimpin Golkar Sulsel: Ketika Politik Kekeluargaan Masuk ke Jantung Partai
MAKASSAR, Trotoar.id — Peta baru Partai Golkar Sulawesi Selatan mulai memperlihatkan warna politik yang lebih personal.  Setelah Ilham Arief Siraju...
Metro08 September 2026 13:15
Appi Titip Tugas Berat Usai Lantik Pejabat: TPA Tamangapa Harus Berbenah, Lakkang Didorong Jadi Penggerak Ekonomi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi menegaskan pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Makassar tidak bo...
Metro08 September 2026 13:12
PIK Remaja Bekali Siswa Sekolah Rakyat Mario Kulo dengan Edukasi Pergaulan Sehat
SIDRAP, TROTOAR.ID — Masa depan remaja tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga kemampuan mereka mengenali diri, menjaga diri, dan...
Metro08 September 2026 13:05
Di Tengah Kemarau Panjang, Gubernur Andi Sudirman Bersama Ribuan Warga Gelar Salat Istisqa
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Kemarau panjang mulai menjadi perhatian serius di Sulawesi Selatan. Di tengah menurunnya ketersediaan air di sejumlah wilayah...