Jasad dibawa Pulang Dengan Digendong, Walikota Tanggerang Murka

0
84

TROTOAR.ID, TANGERANG — WaliKota Tangerang Arief Wismansyah marah besar terhadap Dinas kesehatan dan kepala puskesmas lantaran kabar seorang paman harus menggendong jasad dan anaknya ponakannya Husein (8 tahun) pulang kerumah duka. 

Husein di bawa pulang ayahnya ke rumah duka dengan cara menggendong karena pihak puskesmas tidak mengizinkan almarhum diantar menggunakan mobil ambulance. 

Baca Juga  Pemprov Gelar Salat Gaib untuk Almarhum BJ Habibie

Hingga Arief menjatuhkan sanksi kepada petugas puskesmas, dan merubah prosedur operasional standar penggunaan mobil ambulance 

“Ini namanya darurat, apa pun fasilitas yang di mkki pemerintah dapat digunakan, tidak boleh seperti ini, bikin kesal saja, ” Kata Arief Wali Kota Tangerang 

Dia menganggap, sikap apatis pihak puskesmas membuat dirinya heran, hingga mengaku kok masih ada orang yang tidak peduli sesamanya, tidak ada empatinya.

Baca Juga  Tak Terima Kekasihnya Dinikahi Pria Lain, Sambil Menangis Pemuda Ini Serobot Kamar Mempelai Wanita

Hingga dirinya menyampaikan teguran keras kepada staf puskesmas satu dan dinas kesehatan dan memerintahkan Dinas Kesehatan merubah sistem SOP terkait penggunaan ambulans. 

“Saya tegur langsung dan menjatuhkan sanksi serta meminta SOP penggunaan Ambulans di rubah, untuk mengedepankan hal-hal yang bersifat gawat darurat atas dasar kemanusiaan,” ujar calon tunggal di Pilwalkot Tangerang 2018 ini dikutip detik.com

Baca Juga  Jokowi: Ibu Kota Negara Pindah ke Kaltim

Sebelumnya Jenazah bocah bernama Husein (8) dibawa pulang oleh pamannya dengan cara digendong dan viral di media sosial, lantaran pihak puskesmas menolak meminjam ambulans untuk mengantar jasad almarhum Husein