TROTOAR.ID, TANGERANG — WaliKota Tangerang Arief Wismansyah marah besar terhadap Dinas kesehatan dan kepala puskesmas lantaran kabar seorang paman harus menggendong jasad dan anaknya ponakannya Husein (8 tahun) pulang kerumah duka.
Husein di bawa pulang ayahnya ke rumah duka dengan cara menggendong karena pihak puskesmas tidak mengizinkan almarhum diantar menggunakan mobil ambulance.
Hingga Arief menjatuhkan sanksi kepada petugas puskesmas, dan merubah prosedur operasional standar penggunaan mobil ambulance
“Ini namanya darurat, apa pun fasilitas yang di mkki pemerintah dapat digunakan, tidak boleh seperti ini, bikin kesal saja, ” Kata Arief Wali Kota Tangerang
Dia menganggap, sikap apatis pihak puskesmas membuat dirinya heran, hingga mengaku kok masih ada orang yang tidak peduli sesamanya, tidak ada empatinya.
Hingga dirinya menyampaikan teguran keras kepada staf puskesmas satu dan dinas kesehatan dan memerintahkan Dinas Kesehatan merubah sistem SOP terkait penggunaan ambulans.
“Saya tegur langsung dan menjatuhkan sanksi serta meminta SOP penggunaan Ambulans di rubah, untuk mengedepankan hal-hal yang bersifat gawat darurat atas dasar kemanusiaan,” ujar calon tunggal di Pilwalkot Tangerang 2018 ini dikutip detik.com
Sebelumnya Jenazah bocah bernama Husein (8) dibawa pulang oleh pamannya dengan cara digendong dan viral di media sosial, lantaran pihak puskesmas menolak meminjam ambulans untuk mengantar jasad almarhum Husein




Komentar