TROTOAR.ID, MAKASSAR — Founder Concern Stategic Think Thank yang juga peneliti LIPI Hermawan Sulistyo menyebut ada tiga mantan gubernur dianggap layak untuk masuk dalam susunan kabinet Kerja jilid II Jokowi.
Mereka adalah Mantan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Muhammad Zainul Majdi yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (Nusa Tenggara Barat) dan Soekarwo atau dikenal dengan sebutan Pak Dhe Karwo (Jawa Timur).
“Bukan hal baru presiden mengangkat menteri yang sebelumnya gubernur atau kepala daerah. Tidak masalah, tapi presiden akan mempertimbangkan kecakapannya,” kata Hermawan, Minggu (1/9/2019)
Dia menjelaskan, tiga mantan gubernur tersebut telah meraih prestasi untuk dirinya seperti SYL yang memiliki sejumlah prestasi dan penghargaan saat memimpin Sulsel.
Dimana dijelaskannya jika Pada tahun 2017 misalnya, SYL dinobatkan sebagai Kepala Daerah Terinovatif dalam kategori ekonomi dan investasi. Syahrul dinilai sukses mengantar Sulsel sebagai salah satu provinsi dengan angka pendapatan perkapita tinggi, yakni diatas Rp 58,6juta.
Kikie mencatat, kepemimpinan SYL, miliki kemampuan dalam membangun Sulsel, dengan mengantarkan Sulsel meraih penghargaan tertinggi dalam bidang pemerintahan
Bukan itu Saja kikir juga menilai jika SYL sebagai Gubernur dua periode pertumbuhan ekonomi di Sulsel melaju dan berhasil berada pada level 7,46%, yang merupakan pertumbuhan ekonomi tertinggi secara nasional.
tambah lagi dengan pendapatan masyarakat perkapita, yang eningkat mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan 10 tahun lalu, yang ada di kisaran Rp 9 Juta pada tahun 2017 Sulawesi Selatan sudah dapat menggenjot peningkatan pendapatan menjadi 58 Juta per orang.
“SYL adalah salah satu mantan gubernur yang memiliki prestasi yang membanggakan warga Sulsel, apalagi di sektor ekonomi Syahrul memiliki kemampuan yang tidak diragukan lagi,” Kata Kikie..
Selain SYL Kikie menyebutkan mantan Gubernur Jatim Pakde Karwo juga dianggap memiliki prestasi dan penghargaan Parasamya Purna Karya Nugraha selama tiga kali berturut-turut.
“Tidak ada gubernur di Indonesia seperti Pakde Karwo, yang membuktikan bahwa keberhasilan pembangunan daerah juga harus diikuti oleh pertumbuhan masyarakat,” kata Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dalam sebuah kesempatan.rldikutip pada laman liputan6.com




Komentar