Instruksi PKS dan PDIP Tidak di Rekeng di Paripurna DPRD Sulsel

Suriadi
Suriadi

Kamis, 31 Oktober 2019 15:49

Instruksi PKS dan PDIP Tidak di Rekeng di Paripurna DPRD Sulsel

TROTOAR.ID,MAKASSAR — Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terkait pembelian gerakan dua ranperda Pelabuhan Penumpang regional dan percepatan Pembangunan Desa diwarnai keributan 

Dimana saat paripurna akan akan ditutup sejumlah anggota DPRD yang hadir dalam rapat paripurna mengusulkan intruksi, namun pimpinan DPRD yang di pimpin Ina Kartika Sari Langsung menutup Rapat Paripurna

Salah satu politisi PKS, Vera Firdaus dari Fraksi PKS mengatakan jika paripurna harusnya mengesahkan tiga ranperda namun salah satu ranperda, Perampingan OPD tidak diikutkan di Sahkan 

“Instruksi kenapa ranperda perampingan OPD tidak diikutkan dalam paripurna, dan hal itu tidak disampaikan ke kami anggota, “Kata Vera Firdaus. 

Vera menganggap bahkan keputusan di rapim bukan hal yang mutlak, sebab di rapim cuma membahas agenda paripurna dan jika pun ada kesepakatan di rapim harusnya di sampaikan di sidang ini. 

Namun, anggota Fraksi Partai Golkar Rahman Pina merespons tanggapan wakil PKS, dia menilai dalam rapim tidak dibahas satu poin tersebut, sehingga jika tidak sampai di anggota itu kesalahan pimpinan fraksi yang hadir di rapim dan tidak menyampaikannya keanggotaan 

“Itu bukan kesalahan dari pimpinan, silahkan tanyakan kepada Pimpinan Fraksi masing-masing apa-apa poin yang disepakati dalam rapat paripurna,” Kata Fachruddin Rangga 

Namun saat anggota Fraksi PDIP Rudi Pieter Gini mempertanyakan alasan tidak di ikutannya pengesahan ranperda perampingan OPD sidang paripurna langsung ditutup, hingga sejumlah anggota DPRD Sulsel berdiri dari kursinya. (***)

 Komentar