TROTOAR.ID, MAKASSAR — Meski Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan (Sulael) membenarkan Misna M Attas telah mengundurkan diri sebagai Ketua KPU, namun masih tanda tanya besar yang belum mampu dijelaskan KPU secara kelembagaan apa penyebab Misna mundur
Pertanyaan yang menjadi tanda tanya besar adalah apa alasan Misna M Attas mengundurkan diri lo? Sebab ada yang bertanya soal adanya intervensi yang sangat kuat untuk meloloskan usulan PDIP dan Gerindra yang menganti caleg terpilihnya.
Apalagi muncul rumor jika desakan untuk menandatangani berita acara pleno penetapan pergantian caleg terpilih dari PDIP dan Gerindra.
Baca Juga :
Namun KPU secara kelembagaan membantah hal tersebut, akan tetap bantahan KPU Sulsel akan hal tersebut tersirat sebuah konflik yang terjadi di internal KPU, sebab tiga Komisioner KPU Sulsel yang menggelar Jumpa Pers minggu kemarin kompak menyatakan adanya perbedaan pendapat yang terjadi dalam rapat pleno.
“Tidak ada ji apa-apa cuma kami memang beda pendapat dalam sebuah rapat kemarin, yang jelas kami belum membahas soal Caleg PDIP dan Gerindra,’ kata Asrama Jaya
Dia menegaskan dalam rapat yang sering digelar KPU memang sering terjadi perbedaan dalam sudut pandang, sehingga dia menegaskan perbedaan pendapat bukan salah satu alasan Misna M Atas sampai Mundur sebagai Ketua KPU
Sementara Misna M Atas yang dikonfirmasi dirinya menyatakan mundur dari kursi ketua Ketua KPU karena prinsip pemilu yang harus dijunjung tinggi.
” Soal prinsip kepemiluan saja, tidak ada yang lain,” Kata Misna M Atas
Apa yang diutarakan Misnah tentang prinsip pemilu yang Jujur, Adil dan menambah kuatnya dugaan jika intervensi kejujuran dan keadilan yang harus dihadapinya sehingga harus memilih mundur sebagai ketua KPU Sulsel.
Dimana diketahui Misna M Atas adalh sosok wanita yang lahir dari sebuah organisasi kader yang sering menjunjung tinggi asas keadilan dan kejujuran dan misna juga dikenal sosok komisioner yang memiliki integritas yang tinggi dan tidak mudah akan bujuk rayuan seseorang untuk mencapai tujuannya dengan gara-gara harus mengabaikan integritas yang dimilikinya (***)




Komentar