TROTOAR.ID, MAKASSAR — Dua pirang pasukan Separatis Bersenjata Organisasi Papua Merdeka tewas ditembus peluru setelah sebelumnya terjadi kontak senjata dengan pasukan TNI AD dari Yonif 514/Sabbada Yudha BKO Kodam XVII/Cenderawasih.
Kedua pasukan di bawa kendali Egianus Kogoya tersebut tewas dengan kondisi luka tembak di kepala, namun jasad kedua korban tersebut dilarikan oleh rekan mereka, namun senjata laras panjang yang digunakan tertinggal.
Seperti dilansir SindoNews.com, cintaku senjata terjadi saat pasukan TNI AD melakukan penerbangan menggunakan helikopter guna mengantar logistik pembangunan jembatan di nduga diberondong tembakan oleh Pasukan KKB OPM
Baca Juga :
Hingga tembakan tersebut di balas dan akibatnya dua pasukan Kokola tewas. Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kol Cpl Eko Daryanto membenarkan adanya penembakan terhadap heli milik TNI dan kontak tembak antara aparat keamanan dengan KKSB di Nduga Papua.
“Ya benar ada kontak tembak, informasinya seperti itu, tapi informasi ini masih kita dalami, Setelah lengkap kita akan sampaikan, ” kata Kol Cpl Eko Daryanto dikutip SINDOnews.
Sebelumnya kelompok pemberontakan KKB Papua menembaki Pasukan TNI yang sedang membongkar muat bahan makanan (bamak) untuk kebutuhan rutin personil yang sedang melaksanakan pengamanan Trans Papua Rabu (24/4/2019).
Penembakan terjadi di halaman Kantor Distrik Nirkuri Kabupaten Nduga usai Helly Bell HA-5179 milik penerbad TNI AD landing.(***)



Komentar