TROTOAR. ID, MAKASSAR, —Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah meminta kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menciptakan birokrasi yang nyaman untuk dunia investasi.
Kita buka seluas-luasnya Sulsel ini sebagai lahan investasi yang paling baik, dengan regulasi kita sederhanakan, izin-izin dipermudah, dan bagaimana menciptakan pemerintah yang bersih.
Kenapa 33 relokasi industri dari China yang masuk ke indonesia ngga ada, kata Prof Nurdin karena, stikma bahwa Indonesia memiliki proses birokrasi yang panjang ruwet.
Baca Juga :
“Stikma Indonesia yang punya birokrasi panjang dan mahal, nah sebenarnya dengan Presiden satu periode ini sudah mulai semakin bagus. Jadi iklim investasi ke Indonesia ini sudah semakin baik tapi kita masih kalah cepat dengan Myanmar, Vietnam dan Thailand,” kata Nurdin Abdullah, saat ditemui di Rujab Gubernur Sulsel, Jumat 29 November 2019.
Nurdin mengaku, boleh silahkan membangun investasi nanti setelah produksi baru datang ke Sulsel. Kita disini, kata Prof Nurdin baru mau membangun harus menghadapi birokrasi-birokrasi yang tidak ada kepastian.
“Soal kepastian ini nah kita berharap dengan krisis global ini perang dagang Amerika-China, baik Jepang-Korea dll kita mendapat limpahannya dengan itu kita membuka pintu seluas-luasnya, tunjukkan bahwa Indonesia negara paling nyaman untuk berinvestasi,” pungkas mantan Sekjen Apkasi Indonesia ini.




Komentar