Pemprov Sulsel

Gubernur Sulsel Evaluasi Program Stop Stunting di Takalar dan Jeneponto

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Rabu, 20 Agustus 2025 20:35

Gubernur Sulsel Evaluasi Program Stop Stunting di Takalar dan Jeneponto

JENEPONTO, Trotoar.id – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan kunjungan evaluasi program Aksi Stop Stunting (ASS) di Desa Lengkese, Kecamatan Manggarabombang, Kabupaten Takalar, serta Desa Punagaya, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Selasa (19/8/2025).

Dalam kunjungan itu, Gubernur didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Naoemi Octarina.

“Melakukan kunjungan evaluasi program Aksi Stop Stunting secara acak. Kali ini wilayah Jeneponto dan Takalar,” kata Andi Sudirman.

Baca Juga  SMSI Sulsel Temui Danny Pomanto

Ia menjelaskan, evaluasi bertujuan memastikan program berjalan sesuai standar.

Menurutnya, sudah ada beberapa hal yang baik, namun masih ditemukan catatan penting yang harus segera ditindaklanjuti.

“Menu makanan sudah baik, hanya ada beberapa yang masih perlu penyesuaian. Termasuk wadah yang wajib menggunakan standar stainless, menu nasi yang harus disesuaikan dengan usia anak, serta tindak cepat terhadap anak yang membutuhkan rujukan karena adanya penyakit penyerta,” jelasnya.

Baca Juga  Pokja I Kota Makassar Gelar Pembinaan Keagamaan

Gubernur menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting membutuhkan ketelitian, keseriusan, dan konsistensi agar anak-anak mendapatkan asupan yang layak dan tumbuh sehat.

Diketahui, Aksi Stop Stunting (ASS) menyasar 15.120 anak penderita stunting yang tersebar di 504 desa di Sulawesi Selatan.

Program ini dirancang dengan pendekatan terukur selama 59 hari, di mana anak-anak penerima akan mendapatkan:

Bantuan makanan tambahan bergizi, Edukasi gizi untuk orang tua, Pemantauan pertumbuhan langsung oleh tim ahli.

Baca Juga  Pemprov Sulsel Serahkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Gempa di Cianjur

Untuk memastikan program berjalan maksimal, Pemprov Sulsel mengerahkan lebih dari 1.000 Tim Pendamping Gizi Daerah (TPGD) serta melibatkan kader PKK desa.

Mereka turut mendapat insentif sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam penanganan stunting.

Dengan evaluasi langsung di lapangan, Pemprov Sulsel berharap program ini tidak hanya menekan angka stunting, tetapi juga menciptakan generasi Sulsel yang sehat, kuat, dan berkualitas.

Penulis : ADV/Pemprov Sulsel

 Komentar

Berita Terbaru
Metro04 November 2026 15:11
Perhatian untuk Anak Yatim, Gubernur Andi Sudirman Buka Beasiswa SD hingga SMA, Pendaftaran Dimulai 3 November
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali memperluas akses pendidikan melalui Program Beasiswa Yatim dan/atau Piatu Tahun ...
Nasional04 November 2026 04:06
Geger Penyadapan Presiden Prabowo, Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka
JAKARTA, Trotoar.id — Kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah petinggi kepolisian mengguncang internal Mabes Polri. Tiga perwira tingg...
Politik03 November 2026 22:04
Hastang Mattanete Pimpin Golkar Pinrang, IAS Bidik Penambahan Kursi pada Pemilu 2029
PINRANG, Trotoar.id — Regenerasi kepemimpinan Partai Golkar Kabupaten Pinrang resmi memasuki babak baru. Hastang Mattanete ditetapkan sebagai Ketua ...
Politik03 November 2026 15:12
Musda Golkar Enrekang Ditunda, Calon Ketua Belum Kantongi Diskresi
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Enrekang yang dijadwalkan berlangsung Selasa (3/11/2026) res...