Pelabuhan Ekspor Akan Dibangun di Bantaeng

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Sabtu, 07 Desember 2019 16:56

Pelabuhan Ekspor Akan Dibangun di Bantaeng

TROTOAR. ID, BANTAENG, – Angin segar bagi investor, pengusaha, dan masyarakat Bantaeng. Tidak lama lagi pemerintah akan membangun pelabuhan ekspor untuk menopang industri amelter di kawasan Industri Bantaeng.

“Sebentar lagi Insyaallah pelabuhan besar akan ada disini (Bantaeng) karena kita sudah dengar keluhan dari pengelola industri smelter. Lebih mahal ongkos bawa nikel dari Bantaeng ke Makassar di banding ongkos dari Makassar ke China,” beber Prof Nurdin Abdullah dalam sambutan pada perayaan HUT Bantaeng yang ke 765 tahun, di Gedung Balai Kartini Bantaeng, Sabtu, 7 Desember 2019.

Baca Juga  Warga Bantaeng Raih Hadiah Mobil Dari BRI Simpedes

Solusi untuk menekan biaya, kata Nurdin Abdullah, pemerintah akan membangun pelabuhan du Bantaeng. Nanti ekspor nikel dari Bantaeng langsung ke negara tujuan.
Nurdin Abdullah sudah melaporkan kepada Presiden Joko Widodo tentang kebutuhan pelabuhan ekspor untuk menopang pengembangan industri smelter di Bantaeng itu.

“Saya sudah menyampaikan hal itu ke pemerintah pusat supaya Bantaeng harus dibangun pelabuhan ekspor,” ungkap Bupati Bantaeng 2008-2018 itu.

Prof Nurdin sendiri mengajak seluruh stakeholder agar sama-sama menjaga Bantaeng, karena menurutnya tidak mudah untuk membangun sebuah daerah.

Baca Juga  Pemkab Barru Serahkan LKPD 2025 ke BPK Sulsel, Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan

“Tidak mudah menghadirkan industri di Kabupaten Bantaeng. Coba bayangkan kita tidak punya nikel, listrik pun beban puncak kita hanya delapan mega, tapi kenapa orang mau membangun smelter di sini. Itu karena ada kepastian,” jelasnya.

Diakui, salah satu unggulan Indonesia yang menopang ekspor kita itu adalah nikel, dan kalau orang bicara nikel orang hanya bicara Vale di Luwu Timur, Morowali dan Bantaeng, itu nama Bantaeng lagi trip.

Baca Juga  Ilham Azikin Resmi Maju di Pilkada Bantaeng 2024

“Jadi saya berharap bahwa nikel ini harus terus berkembang pak harus terus berkembang, tidak ada sebuah negara yang mengembangkan industri tidak ada efek, tapi efek itu bisa kita minimalisir dengan tehnologi,” harapnya.

Jadi lebih lanjut Prof Nurdin berharap jangan lagi terus mengusik, mengusik nanti orang lari.

“Jadi saya sekali lagi para tokoh-tokoh Bantaeng saya titipkan bahwa perjuangan ini bukann perjuangan yang mudah, kita menghadirkan industri,” pungkasnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro27 Oktober 2026 14:43
Sulsel Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026, Transportasi Publik Jadi Sorotan
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali meraih apresiasi di tingkat nasional...
Metro27 Oktober 2026 13:38
Revitalisasi Benteng Somba Opu Dimulai, Gubernur Sulsel Dukung Status Cagar Budaya Nasional
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO GOWA, Trotoar.id — Upaya menghidupkan kembali kejayaan sejarah Kerajaan Gowa memasuki babak baru. Guber...
Metro27 Oktober 2026 12:34
Gubernur Sulsel Dorong Deteksi Dini Kusta, Skrining Andalan Sehati Sasar 10.357 Peserta
6 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, memperkuat upaya pencegahan d...
Parlemen27 Oktober 2026 00:51
Pansus DPRD Sulsel Sepakat Tak Naikkan Tarif PKB dan BBNKB, Konsultasikan Perubahan Perda ke Kemendagri
4 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang membahas perubahan Pe...