google-site-verification: google2bac01165fc720cc.html
class="post-template-default single single-post postid-36532 single-format-standard wp-custom-logo">

Home / Metro / Nasional

Rabu, 11 Desember 2019 - 15:22 WIB

MK Kabulkan Gugatan ICW, Mantan Napi Harus Jeda Lima Tahun Untuk Ikut Pilkada

TROTOAR.ID, JAKARTA — Mahkamah Konstitusi (MKa) akhirnya mengabulkan gugatan oleh Indonesia Corruption Watch (ICW) dan Perludem terkait masa batas waktu jeda  untuk mantan Narapidana ikut bertarung di pilkada. 

MK memutuskan, untuk mantan Narapidana diberi jeda selama lima tahun atau satu periode untuk bisa kembali mencalonkan diri sebagai calon kepala daerah. 

Pada putusan tersebut hakim MK yang dipimpin langsung ketua MK oleh Anwar Usman  memastikan perubahan dilakukan terhadap Pasal 7 ayat (2) huruf g Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014, tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, Dan Walikota.

Baca Juga  Koalisi Rakyat Punggawa Akan Guncangkan Karebosi

Revisi pasal tersebut akan diserialkan dalam pasal persyaratan calon kepala daerah, yang harus memiliki jeda lima tahun setelah menjalani masa hukuman untuk maju bertarung di pilkada 

Selain itu, mereka yang telah menjalani masa hukuman, juga diwajibkan untuk jujur dan menyampaikan  jika dirinya merupakan mantan napi, 

Baca Juga  Menanti Pergantian Tahun, Deng Ical Milih Gowes Bareng Komunitas Sepeda

Gugatan ini diajukan oleh Indonesian Corruption Watch (ICW) dan Perludem. “Alhamdulillah dikabulkan,” kata Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraini dikutip Tempo.co

Sebelumnya ICW mengajukan jeda masa waktu 10 tahun bagi napi untuk kembali ikut bertarung di pilkada serentak namun pihak enggak tetap bersyukur gugatan dikabulkan MK meski cuma mengabulkan setengah dari gugatan yang diajukan (***)

Share :

Baca Juga

Nasional

Pemrov Sulsel Siapkan Rp49,7 M Untuk THR 27 Ribu PNS

Nasional

Gegara Romy, Mimpi PPP Lolos PT, Sulit Terwujud

Nasional

Erwin Aksa Dampingi Prabowo Kampanye, Spanduk Relawan Dokter Terpasang Gedung Menara Bosowa

Hukum

Diamankan di Bandung, “Polisi Koboi” Terancam di Pecat

Metro

Gubernur: Terimakasih Masyarakat Sulsel

Metro

Gubernur Minta Wali Kota Makassar Evaluasi PD Pasar

Ekonomi

Gubernur Sulsel Puji Prestasi Kementan di Depan Eksportir

Metro

Tetap Buka Ditengah Pandemi Covid-19, Toko Agung Terancam Tutup