Kecam Penindasan Muslim Uighur, HMI Ancam Pulangkan TKA

Suriadi
Suriadi

Rabu, 18 Desember 2019 00:34

Kecam Penindasan Muslim Uighur, HMI Ancam Pulangkan TKA

TROTOAR. ID, KENDARI – – Pemerintah Indonesia didesak untuk segera mengambil sikap tegas dan langkah konkret terkait dugaan pelanggaran HAM yang dialami etnis Muslim Uighur di China.

Demikian disampaikan Muhamad Ikram Pelesa terkait Muslim Uighur saat mengisi materi pada kagiatan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dikota kendari (16/12/2019). Selain meminta pemerintah untuk segera menyikapi persoalan tersebut, Ia juga meminta Negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) juga berperan aktif menangani dugaan pelanggaran HAM ini.

“Negara yang merupakan penduduk muslim terbesar di dunia ini, segera mengambil sikap tegas dan langkah konkrit untuk menghentikan tragedi kemanusiaan baik melalui forum negara-negara ASEAN, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dan lembaga-lembaga internasional lainnya,” ujar Wakil Sekretaris Jenderal PB HMI

Baca Juga  Makassar Darurat Sampah: 2 Bulan Terakhir TPA Antang Tak Terkendali?

Menurutnya penindasan sistematis terhadap Muslim Uighur di Xinjiang Cina adalah hal yang bertentangan dengan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa Bangsa (HAM PBB). Pemerintah Cina harus menghentikan perbuatan keji yang tidak berperikemanusiaan, agar tidak menyulut kemarahan umat dan dunia Islam secara lebih besar dan luas.

Untuk itu Ia juga meminta pemerintah cina menjamin dan melindungi hak Muslim Uighur untuk bebas dalam beribadah dan menjalankan ajaran agamanya serta membuka akses kepada dunia luar untuk dapat memantau dan membantu secara langsung penderitaan mereka.

Baca Juga  Sari Mengaku Pernah Minta 1 M ke Kontraktor, Diperintah oleh NA

“Menuntut Pemerintah Cina harus menghentikan perbuatan keji yang tidak berperikemanusiaan ini, mereka harus menjamin dan melindungi hak Muslim Uighur untuk bebas dalam beribadah dan menjalankan ajaran agamanya serta membuka akses kepada dunia luar untuk dapat memantau dan membantu secara langsung penderitaan mereka”, Pungkasnya

Ketua Ikatan Mahasiswa Indonesia Konawe (IMIK) Jakarta ini mengecam, apabila dalam kurun waktu 2×24 Jam tidak ada solusi atas penindasan dan upaya intimidasi kepada kegiatan keagamaan yang dilakukan muslim iughur di cina. Maka pihaknya akan melakukan swepping dan Pengusiran ribuan Tenaga Kerja Asing (TKA) di wilayah sulawesi tenggara.

Baca Juga  Diterima Ketua DPRD Sulsle, HMI Sulselbar Serahkan Rekomendasi Hasil FGD

“Apabila dalam kurun waktu 2×24 Jam tidak ada solusi atas penindasan dan upaya intimidasi kepada kegiatan keagamaan yang dilakukan muslim iughur di cina. Maka pihaknya akan melakukan swepping dan Pengusiran ribuan Tenaga Kerja Asing (TKA) di wilayah sulawesi tenggara”, Tegas Mahasiswa Pascasarjana Universitas Trisakti ini

Ia juga meminta kepada seluruh organisasi Kemsyarakatan Pemuda (OKP) untuk berpartisipasi aktif bersama dengan elemen umat Islam lainnya dalam melaksanakan aksi solidaritas muslim Uighur di wilayahnya masing-masing.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik23 Oktober 2026 23:18
Jelang Pelantikan Golkar Sulsel, Bendera dan Baliho Bahlil-IAS Hiasi Jalanan Makassar
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Suasana Kota Makassar mulai semarak menjelang pelantikan pengurus Dewan Pimpinan...
Politik23 Oktober 2026 21:36
Golkar Sulsel Menguningkan Makassar, Konsolidasi Politik dan Ujian Empati kepada Warga
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Akhir pekan ini, Makassar bukan sekadar menjadi panggung konsolidasi Partai Gol...
Metro23 Oktober 2026 19:49
Naoemi Octarina Pimpin Delegasi Sulsel, Perkuat Sinergi Dekranasda, PKK, dan Posyandu
10 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO DENPASAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat sinergi program pemberdayaan ma...
Politik23 Oktober 2026 17:33
Ribuan Kader Golkar se-Sulsel Bakal Tumpah Ruah di Makassar, Ingin Bertemu Langsung Bahlil
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Ribuan kader Partai Golkar dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan ...