Trotoar.id, Makassar – Ratusan Massa dari Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO-HMI) Sulawesi Selatan Dan Barat menggelar unjuk rasa didepan Gedung DPRD Sulawesi Selatan, Jumat 9 September 2022
Dalam aksinya Massa dari HMI menyampaikan menyampaikan sikapnya menolak tegas kebijakan pemerintah dalam menaikkan harga harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di kondisi ekonomi masyarakat yang terpuruk saat ini.
Massa HMI yang diterima langsung oleh ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari menyerahkan bundel dari hasil FGD yang berisikan 7 poin penolakan HMI terhadap kebijakan pemerintah dalam menaikkan harga BBM
“Alhamdulillah apa yang diserahkan adik-adik dari HMI akan kami bawa langsung ke jakarta untuk disampaikan ke pemerintah Pusat melalui DPR RI, Kata Andi Ina KArtika Sari
Bahkan Ketua DPRD Sulsel tersebut juga mengajak perwakilan HMI untuk berangkat bersama ke jakarta menyampaikan aspirasi yang ingin disampaikan kepada pemerintah pusat.
Tujuh poin yang menjadi rekomendasi dari hasil FGD yang dilakukan Badko HMI Sulselbar tersebut, berbunyi Menolak Kenaikan Harga BBM karena berdampak pada kondisi ekonomi masyarakat saat ini,
Kemudian HMI juga menuntut pertamina bertanggung jawab terhadap distribusi BBM Bersubsidi yang tidak tepat sasaran, ketiga HMI meminta kepada pemerintah dan pihak kepolisian untuk memberantas mafia minyak dan transparan terhadap ketimpangan kenaikan subsidi BBM
Keempat mendesak pemerintah untuk memecat direktur Pertamina yang tidak becus dalam dalam melaksanakan tugas pengawasan terhadap Distribusi BBM Subsidi, Kelima mendorong kepolisian dan pertamina melakukan integrasi data samsat, untuk menyaring masyarakat yang berhak menggunakan BBM Subsidi
Keenam menuntut pemerintah membuat roadmap jangka panjang terhadap ketersediaan Energi terbarukan dan ramah lingkungan, dan ketujuh mendorong pemerintah untuk membentuk badan ketahanan energi dan lebih fokus pada agenda kedaulatan energi




Komentar