Trotoar.id, Kendari — Kongres Partai Amanat Nasional (PAN) ke 6 yang di telat di Hotel Clark kota Kendari berakhir dengan ricuh hingga sejumlah kader saling lempar kursi hingga makanan ringan dan beberapa peserta kongres kedapatan membawa senjata tajam.
Kericuhan yang terjadi saat Kongres menggelar rapat pleno pertama yang membahas tata tertib yang dihadiri sejumlah bakal calon ketua umum dan sesepuh PAN Amien Rais.
Akibat kericuhan Amien Rais dievakuasi keluar dari ruang kongres PAN dan sementara panitia berupaya menenangkan peserta Kongres
Baca Juga :
Sebelum kericuhan terjadi sejumlah kader mengajukan interupsi kepada pimpinan sidang untuk melibatkan tim peninjau dalam proses pembahasan tata tertib kongres ke 6.
Hingga pimpinan sidang memutuskan untuk menskorsing sidang pleno pertama. dan menegaskan cuma yang memiliki ID yang berhak untuk masuk dalam sidang pleno pertama yang mengakibatkan protes dilayangkan peserta kongres yang berujung pada kericuhan.
Ketum PAN Zulkifli Hasan mencoba menenangkan situasi dengan meminta agar peserta berhenti melemparkan kursi.
“Zulhas di sini saudaraku. Saudaraku duduk di kursi masing-masing. Lempar-lempar setop, cukup. Ambil tempat duduk masing-masing,” teriak Zulhas.
Sementara di luar arena kongres di pelabuhan Kendari sejumlah pendukung salah satu kandidat ketua umum diamankan oleh polisi lantaran mereka membawa senjata tajam berjenis golok saat kapal feri yang mengangkut rombongan kader PAN bersandar di pelabuhan Kota Kendari (***)




Komentar