google-site-verification: google2bac01165fc720cc.html
class="post-template-default single single-post postid-38667 single-format-standard wp-custom-logo">

Home / Metro

Sabtu, 15 Februari 2020 - 16:23 WIB

Wagub Paparkan Keunggulan Sulsel Kepada Pemerintah dan Media Australia

TROTOAR. ID, MAKASSAR, – Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menjabarkan dan menjelaskan potensi yang dimiliki Provinsi Sulsel dalam berbagai sektor kepada pemerintah dan media dari Australia, di Jalan Menteng, Tanjung Merdeka, Kota Makassar, Jumat 14 Februari 2020.

Presentase dilakukan di kediaman Consul General Konjen Australia di Makassar, Richard Mathews. Dihadiri juga oleh perwakilan Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT’s) Australia, The West Australian, ABC Television Darwin Australia, Australia Rural Leadership Foundation, Indonesia Australia Business Council, dan akademisi Dekan Fakultas Peternakan, Prof. Dr. Lellah Rahim.

Pertemuan diawali dengan santap siang, kemudian wawancara dengan TV dan selanjutnya pemaparan potensi Sulsel. Andi Sudirman menjelaskan, Sulsel adalah hub untuk Kawasan Timur Indonesia (KTI). Memiliki pertumbuhan ekonomi yang berkembang pesat, penghasil pangan pertanian dan peternakan, perikanan dan kelautan, serta daerah dengan surplus listrik.

Untuk beras misalnya, Sulsel menghasilkan 5.740.730 ton beras dengan surplus 2.395.547.

“Ini produksi utama kami, bahkan kami sudah over stock. Kami suplai ke provinsi lain di seluruh Indonesia, termasuk untuk Cipinang (Pasar Induk Beras) Jakarta, itu berasnya dari Sidrap,” papar Andi Sudirman yang baru saja tiba dari Luwu, merayakan HUT Belopa ke-14 tahun.

Selain beras, produksi lainnya yakni jagung sebesar 2.239.862 ton, coklat (cacao) 118.774,85 ton, kopi 32.196,11 ton, cengkeh 20.306,11 ton, lada 6.021,56 ton. Andi Sudirman mengatakan, komoditas ini akan memiliki nilai lebih jika terdapat industri hilirnya di Sulsel.

Baca Juga  Aktifis Lingkungan Pastikan Kawal Kasus Dugaan Ilegal Mining Bos Toko Emas Bogor

“Saya kira Anda pernah mendengar tentang Kopi Toraja, kami harapkan downstream industry (industri hilir) juga ada, kami ingin memusatkannya di Toraja,” harap Andi Sudirman.

Ia juga menjelaskan terkait Kawasan Industri yang ada, yakni Maros Industrial Area, Takalar Industrial Area, dan Bantaeng Industrial Area. Sementara terkait sumber daya energi yang dimiliki Sulsel yakni Hydro Power Plan (HPP) Larona 165 Mw, HPP Balambano 130 Mw, HPP Karebe 140 Mw, HPP Bakaru 126 Mw, Wind Power Plan Jeneponto 72 Mw, Wind Power Plan Sidrap 75 Mw. Serta pembangkit listrik tenaga air yang sedang direncanakan dan dibangun, diantaranya Pamukullu, Karaloe dan Passeloreng.

Keunggulan kompetitif yang dimiliki Sulsel diantaranya, penyuplai pangan utama di KTI; simpul utama transportasi dan infrastruktur; simpul utama informasi dan komunikasi di luar pulau Jawa; direct call dan ekpor lansung ke negara asing, industri galangan kapal (PT. IKI); pusat keuangan KTI, pusat pelayanan kesehatan dan pendidikan KTI.

“Kami juga melakukan pengiriman langsung, ke Asia dan Amerika Serikat. Ini dibuka pada 2018,” ungkapnya.

Iapun berharap direct call juga dibuka ke Australia sebagai negara tetangga Indonesia dan meningkatkan perdagangan kedua negara.

Baca Juga  Gubernur Sulsel Puji TP4D Didepan Kejati Sulselbar

Adapun ekspor utama Sulsel yakni nikel; minyak biji dan tanaman medis; besi dan baja; ikan, udang dan invertebrata laut; getah dan damar. Adapun lima negara tujuan utama, yakni Jepang, China, Australia, Malaysia dan Korea Selatan.

Ia kemudian menjelaskan tentangan yang dihadapi, dibawah kepemimpinannya mendampingi Gubernur Sulsel, Prof, HM Nurdin Abdullah, adalah membangun sistem anti KKN, membangun infrastruktur.

“Langkah demi langkah untuk menerapkan sistem yang lebih baik, mengembangkan akses jalan, pembangunan proyek strategis,” ujarnya.

Saat ini, Pemprov Sulsel mencoba menawarkan investor untuk berinvestasi. Namun, kendala yang dihadapi adalah infrastruktur pendukung belum sepenuhnya siap.

“Kami alokasikan tujuh kali lipat ke infrastruktur. Infrastruktur masih menjadi tantangan. Tetapi kita harus selangkah demi selangkah mengurangi rintangan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Konjen Richard Mathews menilai, visi dan misi Pemerintah Provinsi Sulsel dibawah kepemimpinan Nurdin Abdullah – Andi Sudirman Sulaiman baik dan jelas. Adapun sektor yang menarik bagi Australia adalah sektor pertambangan, sektor pertanian, peternakan dan sektor pendidikan.

“Kami punya keunggulan di sektor pendidikan. Saya harap kunjungan kelompok wartawan ini dari Australia membantu untuk mempromosikan kesempatan investasi dan kerjasama kepada audiensi di Australia,” ujarnya. (*)

Share :

Baca Juga

Metro

Aryaduta Makassar Salurkan Bantuan 100 Dos Makanan ke Korban Banjir

Daerah

Pesawat Buatannya Jadi Viral, Pemuda Asal Pinrang di Undang Wagub Sulsel

Metro

Rudy Dilantik Jadi Ketua Majelis Cabang Pramuka Kota Makassar

Metro

Musda Golkar Sulsel Digelar 25 Juli, Ini Jadwal Tahapan Penjaringan

Metro

Rapid Test Massal akan Dilakukan di 6 Kecamatan

Metro

Mahasiswa Unhas Serbu Pemkot Makassar

Metro

Meski Hujan Mengguyur Malam Tahun Kapolda Sulsel Beserta Jajaran Pantau Perayaan Malam Pergantian Tahun

Metro

Komisi E Terbikan Rekomendasi Pemindahan Jasad Negatif Corona Dari Macanda