Komisi D Gelar Rapat Bersama Balai Jalan Nasional Bahas Jembatan Bojo

Suriadi
Suriadi

Senin, 17 Februari 2020 19:06

Komisi D Gelar Rapat Bersama Balai Jalan Nasional Bahas Jembatan Bojo

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar rapat terbatas membahas jebolnya jembatan Bojon, Kabupaten Barru Sulawesi selatan belum lama ini 

Dalam rapat yang dihadiri Dinas Perhubungan, Dinas Cipta Karya Balai Besar Jalan Nasional mengungkap jebolnya jembatan Bojo diduga karena kelebihan muatan. 

Komisi D meminta kepada pihak terkait dinas Perhubungan Balai Besar jalan dan dinas Cipta Karya untuk segera melakukan perbaikan. 

“Ya salah satu faktor penyebab jebolnya jembatan tersebut diduga karena adanya mobil pengangkut yang melebihi muatan, ” Kata Ketua Komisi D John Rende Mangontan,

Sehingga dirinya meminta kepada dinas perhubungan untuk lebih teliti lagi dalam mengukur tonase muatan kendaraan pengangkut yang melintas sebab di beberapa daerah sudah ada jembatan timbang yang dapat mengukur tonase berat kendaraan pengangkut. 

Selain itu dia juga meminta agar Dinas Cipta Karya dan Balai besar Jalan nasional untuk segera melakukan perbaikan, mengingat jembatan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan antar provinsi di wilayah Sulawesi 

Selain itu dia juga meminta kepada pemerintah untuk melakukan kajian dan melihat kondisi jembatan tersebut termasuk dari faktor usia jembatan sehingga peristiwa tersebut tidak lagi terulang. 

Utamanya lanjut dia dari segi komponen-komponen penyangga jembatan yang terbuat dari rangka baja apakah masih layak atau, dan itu jelas butuh penelitian dan investigasi.

“Kita ingin pemerintah untuk rutin melakukan pemeriksaan terhadap kondisi jembatan sebab di Sulsel terdapat beberapa jembatan yang menghubungkan satu daerah dengan daerah lainnya,” Jelasnya 

Sementara itu Kepala Balai Besar Jalan dan Jembatan Nasional  XIII, Miftachul Munir mengungkapkan salah satu penyebab jebolnya jembatan lantaran tonase berat kendaraan yang melintas di atas jembatan. 

“Mungkin selain faktor usia, faktor tonase kendaraan yang melintas diatas jembatan juga menjadi penyebab, sebab banyak kendaraan pengangkut yang diduga melintas melampaui tonase berat yang diharuskan,” Katanya 

Dia juga menjelaskan jika pihaknya Saat ini  melakukan penyidikan Forensik untuk mencari tahu penyebab jebolnya jembatan oleh  KKTJTJ. 

“Kita masih melakukan pendalaman untuk mencari tahu penyebab jebolnya jembatan tersebut, sehingga kita akan lihat aslinya setelah dilakukan penelitian dan pendalaman oleh KKTJTJ, ” Pungkasnya (***)

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah03 Juni 2026 20:43
Bangun Ekosistem Investasi Agribisnis, Bulukumba Didorong Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — PT Pinisi Citra Bulukumba (Perseroda) bersama FamFresh Industries menggelar workshop bertajuk Membangun Ekosistem Investasi ...
Metro03 Juni 2026 20:34
Tangani Puluhan Ribu Anak Tidak Sekolah, Gubernur Sulsel Jadi Contoh Nasional di Forum Bappenas
JAKARTA, TROTOAR.ID — Provinsi Sulawesi Selatan kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, tampil se...
Metro03 Juni 2026 20:21
Makassar Virtual Run, Inovasi Pemkot Ajak Warga Olahraga Sambil Awasi Kota
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar menghadirkan inovasi berbasis teknologi melalui program “Makassar Virtual Run”, sebuah ajang ola...
Daerah03 Juni 2026 20:16
Pemkab Barru dan Kodim 1405/Parepare Sosialisasikan Pembangunan Yonif TP, Warga Dilibatkan Bahas Lahan
BARRU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Barru bersama Kodim 1405/Parepare menggelar sosialisasi persiapan lahan untuk pembangunan Batalyon Infanter...