TROTOAR.ID, MAKASSAR — Badan Pengawas Pemilihan Umum – Ketua Bawaslu Sulsel HL Arumahi menerima kunjungan dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) Sulsel di ruang PPID Bawaslu Sulsel, Rabu (19/2).
Dalam pertemuan tersebut Ketua Bawaslu didampingi staf Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Emil Syahbuddin serta Staf Humas Irwan Surya Darmawan.
Kunjungan ini sendiri terkait koordinasi pengawasan Bawaslu yang melibatkan Organisasi Kepemudaan (OKP). IMM Sulsel sendiri adalah lembaga yang terakreditasi sebagai salah satu mitra bawaslu dalam fungsi pemantauan.
Ketua Bawaslu HL Arumahi mengatakan Bawaslu selalu terbuka dalam hal koordinasi dengan berbagai pihak dalam hal mengembangan dan penguatan pengawasan, utamanya pengawasan partisipasif.
“Kami selalu berkoordinasi dengan teman-teman lembaga mitra (OKP) Bawaslu dalam kegiatan pengawasan. Hal ini sejalan dengan substansi pencegahan yakni mengembalikan pengawasan kepada masyarakat,” terang Arumahi.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) Sulsel Soemitro Emin Praja yang ditemani anggotanya masing-masing, Nur Maulana Azis, Abdul Gafur, dan Muh. Basri.
Soemitro Emin dalam kesempatannya menyampaikan pihaknya siap bersinergi dalam menguatan pengawasan partisipasif yang dimiliki Bawaslu. Ia juga menyampaikan, pihaknya terbuka untuk pelibatan lain dalam hal pencegahan dalam pengawasan Pilkada 2020.
“Dalam konteks sinergitas program utamanya pemantauan partisipatif, tapi di luar itu IMM terbuka untuk pelibatan penguatan pencegahan,” ujarnya.
Soemitro juga menyampaikan terkait rencana Musyarawah Daerah (Musda) yang akan digelar DPD IMM Sulsel dalam waktu dekat.
“Pada kesempatan ini juga, kami ingin menyampaikan rencana Musda. Dukungan dari Bawaslu tentu kami butuhkan dalam kegiatan ini,” katanya.
Rencana dialog dengan tema “Mengedepankan politik gagasan, pemilu berintegritas dan pemimpin berkualitas”, kata Soemitro tentu butuh kerjasama dengan pihak penyelenggara Pemilu.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Bawaslu mengatakan siap memberi dukungan moril.
“Dalam dukungan moril kami bawaslu siap untuk memberikan waktu dan sumbangsi pemikiran. Jika teman-teman juga butuh fasilitas melakukan rapat, kami punya ruangan yang bisa digunakan untuk teman-teman mitra,” jelas Arumahi.
Selain hal tersebut, pertemuan ini juga membahas terkait program-program Bawaslu yang dapat melibatkan OKP dan Lembaga mitra Bawaslu dalam pengawasan, seperti KKN Partisipasif dan Desa Pengawasan.




Komentar