TROTOAR.ID, MAKASSAR — Penjabat Walikota Makassar Iqbal Suhaeb mendapat Kabar jika salah satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Meninggal dunia, Pasien tersebut meninggal setelah dirawat di RS Grestelina Makassar Makassar, Selasa 24 Maret 2020
Kabar meninggalnya salah satu pasien PDP tersebut disampaikan Pj Wali Kota Makassar, melalui pesan singkat di Group Whatsapp.
“Maaf izin melaporkan semalam seorang PDP meninggal dunia di (RS) Grestelina laki-laki berusia 55 tahun riwayat pulang umrah,” Pesan Singkat Iqbal Suhaeb yang beredar diawak media
Baca Juga :
Menurut pesan singkat tersebut korban yang baru saja pulang dari ibadah Umrah, menggunakan travel berbeda dengan pasien yang sebelumnya dikatakan positif dan meninggal dunia
Kepala dinas Kesehatan dr. Naisyah Tun Azikin menyebutkan jika pasien dalam Pengawasan pulang dari ibadah Umrah pada tanggal 8 maret dan masuk ke rumah sakit pada 20 maret dengan keluhan lemas hingga dilakukan perawatan dan pengambilan sampel
“Dia datang dengan keluhan lemas, tanpa ada tanda-tanda fisik terpapar Covid, namun saat rontgen ditemukan gejala yang mengarah ke sana, dan pasien juga memiliki rekanan gula darah hingga 500,” Kata Kadis Kesehatan Kita Makassar
Hingga kini jenazah ditangani pihak rumah sakit dan langsung dimakamkan dan melakukan penyemprotan di kediaman almarhum berusia 55 tahun dan meminta keluarga untuk tidak melakukan kegiatan dan melakukan karantina diri selama 14 hari.
Pihak dinas kesehatan juga telah melakukan koordinasi dengan pihak Kantor Kementerian agama di Makassar untuk mencari tahu travel dan rombongan yang ikut dalam pesawat yang di tumpangi Almarhum dan korban pertama
Dikatakan jika Almarhum satu pesawat dengan almarhum yang awalnya dinyatakan positif terpapar virus corona dan meninggal dunia, sehingga saat ini pemerintah sementara melakukan treacing untuk mencari tahu orang-orang yang ada dalam pesawat tersebut agar penyebarannya tidak meluas.
“Hasil sampel almarhum belum keluar dia masuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP), jadi belum di tahu apakah positif atau tidak, ” Pungkasnya (upi)



Komentar