Wabah Corona Merebak, Warga Makassar Minta Pemerintah Jangan Berdiam

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 27 Maret 2020 01:32

Penanganan Pasien Virus Corona (INT)
Penanganan Pasien Virus Corona (INT)

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Wabah virus corona kini terus merebak, hingga saat ini tercatat 893 pasien yang dinyatakan positif, dan 78 orang dinyatakan meninggal dunia akibat wabah virus yang datang dari Wuhan China tersebut.

Hingga pemerintah dengan sekuat tenaga ditengah kekurangan alat pelindung diri berjuang melawan dan menyembuhkan pasien yang dinyatakan positif terpapar virus corona.

meski pemrintah saat ini mengeluarkan kebijakan menghentikan sementara sejumlah pusat bisnis dan perekonomian seperti mal dan perkantoran demi mencegah penyebaran wabah virus semakin luasnamun hal itu belum dianggap efektif .

Salah satu kebijakan yang diambil pemerintah dengan menerapkan social Distancing untuk memutus mata rantai pemyebaran wabah virus corona yang kini sudah tersebar di 27 provinis di Indoensia

Salah satu provinsi yang memiliki lonjakan pasien positif yang dukup draktis yakni Sulawesi Selatan (Sulsel), hingga jumlah pasien positif berada diangka 27 orang, dan tersebar di beberapa daerah di Sulsel termasuk Makassar, Pinrang, Bulukumba dan beberapa daerah lainnya.

Dengan lonjakan pasien positif, kini masyarakat dihantui rasa risau campur takut tertular penyakit tersebut, apa lagi saat ini pemerintah provinsi terkesan menutup diri akan kondisi tersebut, hingga banyak yang mempertanyakan langkah pemerintah provinsi dalam menangani wabah virus corona saat ini.

Salah satu measyarakat mengungkapkan kekecewaan terhadap pemerintah provinsi dimana pemrov saat ini cuma mengumumkan apsien positif, namun langkah konkrit dilakukan tidak ada, seperti memebrikan edukasi dan penyem[protan disenfektan serta melakukan emetaan daerah rawan.

‘Sejak ada warga Sulsel dinyatakan positif apa yang dilakukan pemerintah saat ini, berdiam diri melihat warganya ketakutan seperti ini, apakah pemerintah telah memebrikan edukasi soal bagaimana cara melakukan pencegahan dan daerah mana yang dikatakan rawan penyebaran,” ungkar Roy salah satu warag yang berdomisili di halan Toddopuli Makassar.

Dia juga meminta pemerintah untuk terbuka dan menyampaikan ke publik tentang wilayah-wilayah yang yang di domisili pasien agar masyarakat dapat mawas diri, termasuk dengan melakukan rapid tes secara massal serta mengratiskan masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan khusus untuk covid-19.

“Bagaimana kita tidak takut dan risau, hendak saja memeriksakan kesehatan khsuus Covid-19 dibebankan biaya hingga Rp500 ribu, ini sudahketeerlalun, ditengah-tengah kerisauan masyarakat ada saja yang memanfaatkan momentum ini,” risaunya

Dia berharap dengan keterbukaan informasi yang dilakukan pemerintah dnegan pemetaan wilayah menuruntya masyarakat dapat dengan disiplin akan mawas diri untuk menjaga penyebaran wabah virus corona tersebut.

“Sekaran kitatidak tahu dikecamatan mana kelurahan mana pasien positif tersebut berdomisili, kita tidak mau identitas dan alamat lengkapnya, kita mau klater wilayah saja agar kami masyarakat bisa menjaga diri, bukan nanti ada yang terjangkit baru pemerintah mau melakukan tindakan,” kesalnya

Dengan kondisi tersebut Ketua Komisi E DPRD Sulsel bebrharap agar pemerintah segerah mengambil langkah-langkah antisipasi, termasuk melakukan kalster wilayah yang rawan dengan merujuk pada domisili pasien yang dinyakan positif.

“Harusnya seprti itu, ada pemetaan wilayah dan kalster untuk memetakan daerah rawan dan daerah pengawasan atau pantauan agar masyarakat sekitar bisa menjaga diri dengan melakukan langkah-langkah pencegahan agar tidak terjangkit,” tambahnya

Sebab jika pemerintah menerapkan pola seperti ini maka kerisauan amsyarakat akan semakin menjadi, apa lagi dengan jumlah pasien positif yang melonjak tingg dikatakan akan menimbulkan kepanikan yang akan berefek pada kepercayaan masyarakat terhadap pemeinrtah.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik05 Mei 2026 21:53
Pelantikan Ketua KNPI Sulsel Dihiasi Dukungan Tokoh Nasional dan Daerah
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelantikan Vonny Ameliani Suardi sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan periode 2026–2029 m...
Daerah05 Mei 2026 18:09
Evaluasi PAD Triwulan I, Syaharuddin Alrif Instruksikan OPD Akselerasi Penggunaan QRIS
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola pendapatan un...
Politik05 Mei 2026 17:47
Tiga Ketua Umum KNPI Resmi Lantik Vonny Ameliani Pimpin KNPI Sulsel 2026–2029
MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani Suardi resmi dilantik sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan periode 2026–20...
Metro05 Mei 2026 17:11
Pemprov Sulsel Perkuat Integrasi Pengelolaan SDA Jeneberang, Sidang TKPSDA Bahas Sistem Informasi dan Kolaborasi Nasional
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat integrasi pengelolaan sumber daya air melalui Sidang Tim Koordinasi Pen...