TROTOTOAR.ID, MAKASSAR — Keterbatasan Alat Pelindung Diri (ADP) dan tingginya harga pasar menjadi kekhawatiran sejumlah masyarakat di tengah merebaknya virus covid-19.
Hal ini membuat sejumlah komunitas menggalang bantuan untuk penyediaan ADP dan bantuan lain yang dinilai penting dalam program fisikal distancing.
Tidak ketinggalan juga Komunitas Kopizoner’s, salah satu komunitas pecinta kopi yang sudah berdiri sejak 2003 lalu turut berpartisipasi dengan membuka Posko bantuan covid-19 di Boulevard Panakkukang, Kompleks Ruko Topaz.
Baca Juga :
Kegiatan ini digagas oleh mantan legislator DPRD Provinsi Andi Irwan Patawari, dan mengatakan jika semua pihak harus terlibat dalam membantu pemerintah dalam melawan wabah virus corona.
“Kita tidak ingin tinggal diam dalam kondisi seperti ini (wabah covid-19) banyak masyarakat yang membutuhkan ADP namun sangat mahal dan langka karena tingginya permintaan. Bahkan tenaga medis yang menjadi relawan juga tidak luput dari ke khawatiran tersebut,” Kata Irwan Pattawari
Oleh karena itu para komunitas penikmat kopi tergerak untuk menggalang bantuan bagi siapa saja yang ingin memberikan bantuan berupa ADP dan vitamin untuk menjaga ketahanan tubuh selama adanya program “merumahkan rakyat,”
Dilanjutkan bahwa kebutuhan vitamin untuk relawan covid-19 dan masyarakat kurang mampu tentu sangat membutuhkan asupan suplemen untuk ketahanan tubuh.
Selain itu sembako untuk masyarakat miskin tentu sangat diperlukan ditengah krisis ekonomi akibat program fisikal distancing sehingga sumber sumber mata pencaharian masyarakat banyak yang tertutup.
Pembukaan posko kopizoner’s disambut baik sejumlah tokoh masyarakat dan turut berpartisipasi Dandim Kolaka Letkol Kav. Ir Amran Wahid MM dan Budayawan Sulsel, Asmin Amin.(***)




Komentar