Linear dengan Pemprov, Parepare Intens Cegah Penyebaran Covid di Enam Klaster

Suriadi
Suriadi

Sabtu, 09 Mei 2020 05:11

Linear dengan Pemprov, Parepare Intens Cegah Penyebaran Covid di Enam Klaster

TROTOAR.ID, PAREPARE – Jumlah pasien status Positif Covid-19 di kota Parepare kini berjumlah 16 orang, dan untuk memutus mata rantai virus ini, Gubernur melakukan kunjungan ke Posko Gugus Tugas Covid-19 Parepare yang berada di Rumah Jabatan, sekaligus memberikan bantuan alat dari para donatur.

“Kami berikan support kepada teman-teman gugus tugas yang dikomandoi Pak Wali Kota, khususnya di Parepare. Yang kedua, kita juga mengapresiasi tim gugus yang ada di sini bersama seluruh forkopimda yang terus melakukan tracking contact kepada mereka yang masuk dalam ODP dan OTG,” kata Nurdin Abdullah.

Tracking contact sangat penting dilakukan secara masif, sebab dapat memutus mata rantai penularannya.

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, menyebutkan, terdapat enam klaster penyebaran covid. Yakni klaster Lambelu, Kapurung, Lakessi, Al-Kautsar, Asrama POM, dan klaster Maros.

“Untuk klaster Kapurung, dimana ada pesta kapurung, ada keluarga yang merasa gembira. Anak ABK kapal asing, di situ awalnya menyebar,” jelasnya.

Baca Juga  Cegah Corona, Kapolda Sulsel Bersama Ustad Dasad Latief Keliling Kota Makassar Beri Imbauan ke Warga

Klaster kapurung ini sudah melibatkan 11 pasien sebarannya. Lima di Perumahan Lompoe Mas, lima di Lompoe Bulu, yang AB ini jamaah Masjid Bulu, satu di Jalan Lintas Nol.

Untuk klaster Lakessi, juga membuat Pemkot sangat waspada dan prihatin sebab merupakan pasar terbesar di tanah kelahiran mantan Presiden BJ Habibie. Pasien positifnya memiliki riwayat sebagai penjual nasi campur dan penjual sayur.

“Kita memikirkan, alhamdulillah, Pak Gubernur respon dengan rapid test, ternyata memberikan 350 rapid test. Dan ini kami lakukan pemeriksaan nantinya kepada yang pernah berinteraksi dengan ibu ini di pasar,” sebutnya.

Adapun total rapid test yang diberikan dari permintaan awal 350 unit dan bantuan yang diberikan menyusul 160 unit sehingga totalnya 510 unit.

Klaster keempat adalah Masjid Al- Kautsar merupakan jamaah tablik alumni dari Gowa dan aktif di masjid tersebut. Pemerintah Parepare, sebutnya, bertindak tegas melangkah cepat menghalau orang berkumpul banyak untuk salat tarawih. Dan telah timbul pengertian di masyarakat untuk menutup sementara masjid tersebut.

Baca Juga  Diskominfo Makassar Pacu Transformasi "Sombere and Smart City"

Klaster kelima adalah Asrama POM, terdapat satu orang status positif dan juga dilakukan penelusuran kontak. Keenam adalah klaster Maros, dinamakan demikian, sebab seorang pasien tidak pernah keluar rumah, namun pernah berkunjung ke Maros ke kediaman anaknya.

“Berat sebenarnya kami menamakan klaster Maros, tetapi tidak ada pilihan lain. Sehingga jumlah total secara keseluruhan di Parepare ada 16 positif,” pungkasnya.

Hal lainnya yang disampaikan Taufan, bahwa Parepare sebagai kota jasa sangat terdampak. Berbeda dengan kabupaten tetangganya yang memiliki sumber saya alam. Pandemi ini menyebabkan banyak pengangguran tenaga kerja. Terutama para buruh.

Ia yakin, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi tidak akan tinggal diam untuk memulihkan kondisi perekonomian Parepare. Pemkot Parepare mempedomani kebijakan yang bersifat linier, dan tidak akan keluar dari kebijakan sentral dari Pemprov, termasuk pada penanganan Covid-19 dan upaya pemulihannya.

Baca Juga  Kepala Bapenda Hadiri Rapat Teknis Rakernas Apeksi

“Sesuai dengan saran Pak Gubernur juga bahwa kondisi paling berat pada akhirnya, kita juga akan alami nantinya adalah merecovery kondisi ekonomi kita,” ujarnya.

Untuk bantuan, Pemprov juga telah menyalurkan berupa 700 paket bantuan sosial kepada masyarakat Parepare.

“Kemarin kami melepas secara resmi dan sangat dirasakan oleh masyarakat. Dan saya mengantar 128 paket langsung ke daerah yang kami blok dan isolasi di klaster kapurung di salah satu perumahan Lompoe Mas,” jelasnya.

Adapun bantuan hari ini berupa Rapid Test Kit 160 unit, APD Full Set 5 unit, APD 180 unit, Masker 3M 40 Lembar, Masker N-95 40 Lembar, Masker Bedah 400 lembar, Hand Sanitizer Semprot 10 botol, Hand Sanitizer Jerigen 4 jerigen,Sabun Cuci Tangan 7 botol, Face Shield 30 unit, Alcohol swab 1 dos, Blood Lancets 2 dos dan Sarung Tangan 5 dos. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro01 November 2026 14:46
Buka Liga Lorong XII Barru, Abustan Dorong Pembinaan Sepak Bola Sejak Usia Dini
BARRU, Trotoar.id — Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, mendorong penguatan pembinaan sepak bola sejak usia dini sebagai upaya melahirkan tale...
Politik01 November 2026 14:22
Patarai Amir Jadi Bakal Calon Tunggal Ketua Golkar Maros, Kantongi 14 Dukungan PK
MAROS, Trotoar.id — Peta persaingan menuju kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maros mulai mengerucut. Patarai Amir resmi diumumkan sebagai b...
Daerah01 November 2026 13:49
Tinjau Jalan Rusak di Kampale, Syaharuddin Alrif Realisasikan Perbaikan dan Salurkan Bantuan Bedah Rumah
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, turun langsung meninjau pekerjaan perbaikan jalan di Desa Kampale, Kecama...
Metro01 November 2026 11:30
Sambut HUT ke-419 Makassar, Appi Luncurkan Sunday Market sebagai Panggung Baru UMKM
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar terus mencari ruang baru untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan. Salah satunya melalui peluncuran Mak...