MALINO, Trotoar.id — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), menegaskan seluruh anggota Fraksi Partai Golkar di DPRD provinsi maupun kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan akan menjadi prioritas dalam penyusunan bakal calon anggota legislatif (bacaleg) pada pemilu mendatang.
Penegasan itu disampaikan IAS di hadapan jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sulsel dalam kegiatan orientasi pengurus yang berlangsung di kawasan Bulutana, Malino, Kabupaten Gowa, 30 Oktober hingga 1 November 2026.
Di hadapan kader, IAS menekankan bahwa anggota fraksi memiliki posisi strategis dalam menjaga hubungan partai dengan masyarakat.
Mereka bukan sekadar representasi partai di lembaga legislatif, melainkan juga menjadi ujung tombak dalam menyerap, memperjuangkan, dan mengawal aspirasi masyarakat.
“Saya tegaskan, seluruh anggota Fraksi Partai Golkar se-Sulsel akan menjadi prioritas dalam penyusunan bakal calon legislatif mendatang,” ujar IAS.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal penting bagi kader Golkar yang saat ini menduduki kursi legislatif.
Di tengah persiapan menghadapi kontestasi politik berikutnya, IAS menempatkan keberlanjutan kaderisasi dan kinerja anggota fraksi sebagai bagian penting dalam strategi partai.
Namun, prioritas tersebut juga membawa tanggung jawab. Anggota fraksi diminta tidak berhenti pada aktivitas formal di lembaga legislatif, tetapi terus hadir di tengah masyarakat dan memastikan aspirasi konstituen mendapatkan perhatian.
IAS meminta seluruh anggota fraksi agar tidak pernah berhenti menyuarakan kepentingan masyarakat.
Menurutnya, kepercayaan publik harus dijaga melalui kerja nyata, komunikasi yang intensif, dan keberpihakan terhadap persoalan yang dihadapi warga.
Bagi Golkar, anggota legislatif merupakan salah satu wajah utama partai di mata masyarakat. Kinerja mereka tidak hanya berpengaruh terhadap citra pribadi, tetapi juga menentukan bagaimana publik menilai keberadaan dan keberpihakan partai politik.
Karena itu, orientasi pengurus di Malino tidak sekadar menjadi forum penyamaan visi dan misi kepemimpinan IAS, tetapi juga momentum mempertegas tanggung jawab kader dalam menjalankan fungsi politik dan representasi rakyat.
Kegiatan tersebut diikuti jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sulsel sebagai bagian dari upaya memperkuat soliditas organisasi, menyatukan persepsi, serta menyelaraskan langkah seluruh pengurus dalam menjalankan agenda partai.
Penegasan IAS mengenai prioritas bagi anggota fraksi sekaligus menempatkan kinerja dan kedekatan dengan masyarakat sebagai aspek penting dalam perjalanan politik kader Golkar ke depan.
Pesannya jelas: peluang untuk kembali diusung harus diiringi tanggung jawab menjaga kepercayaan masyarakat. Sebab, bagi kader yang duduk di lembaga legislatif, kerja politik tidak berhenti ketika berhasil memperoleh kursi, tetapi harus terus dibuktikan melalui perjuangan aspirasi rakyat. (***)




Komentar