Diambil Paksa Keluarga, Pasein PDP RS Labuang Baji Positif Corona, Tim Gugus Lakukan Tarcking

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Minggu, 07 Juni 2020 21:34

Penanganan Pasien Virus Corona (INT)
Penanganan Pasien Virus Corona (INT)

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Direktur Rumah Sakit Labuang Baji mengungkapkan Jenazah Pasien PDP yang di ambil Paksa oleh keluarganya merupakan pasien positif terinfeksi Virus Corona berdasarkan hasil tes swab yang serahkan dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan 

“Berdasarkan Informasi, jika pasien MY yang diambil, paksa pihak keluarga merupakan pasien yang dinyatakan positif terpapar virus corona berdasarkan hasil sana yang telah keluar, ” Jelasnya 

Sehingga dikatakan tim gugus Covid-19 Provinsi Sulawesi Selatan bersama dengan Kota Makassar akan melakukan tracking 

Terhadap pihak keluarga dan orang-orang yang hadir di rumah duka Almarhum 

“Langkah selanjutnya tugas dari tim gugus yang akan melakukan Tracking untuk mendata orang-orang yang telah kontak dengan almarhum, khususnya keluarga pasien yang meninggal dunia, ” Ulasnya

Sementara itu kepala dinas Kesehatan Provinsi  Sulawesi Selatan dr Ichsan Mustari menyebutkan jika saat ini pihaknya sedang mendeteksi siapa-siapa orang yang telah kontak dengan jaSad almarhum. 

“Saat ini kami sedang melakukan tracking terhadap orang-orang khususnya keluarga pasien yang meninggal, dan kami akan melakukan pemeriksaan bagi mereka, ” Jelasnya 

Menurutnya jika penanganan tracking nantinya akan dilakukan oleh tim reaksi cepat pemerintah kota Makassar, termasuk melakukan pemeriksaan terhadap keluarga almarhum 

Pasien inisial MY masuk ke rumah sakit pada Kamis 4 Juni 2020, sore. Dia masuk dengan berbagai keluhan seperti sesak nafas, dan gejala Corona lainnya, sehingga dijadikan PDP Covid-19. 

Hingga pasien tersebut meninggal dunia dan pihak keluarga secara paksa mengambil jenazah pasien dan diarak dari RS Labuang Baku menuju rumah duka.(***)

 Komentar