TROTOAR.ID, MAKASSAR — Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulsel mulai mengerutkan kandidat, bahkan dua nama saat ini Taufan Pawe dan Supriansa masih menguat saat ini
Kedua Bakal calon Ketua Golkar Sulsel tersebut juga menyepakati penentuan ketua Golkar Sulsel dilakukan Dengan Proses Musyawarah Mufakat sebagai asas kekeluargaan untuk mencapai tujuan yang sama
Taufan Pawe kepada wartawan di arena Musda menyebutkan jika dirinya berharap ketua Golkar Sulsel terpilih dengan mengedepankan ada Musyawarah mufakat.
Baca Juga :
“Dengan menyimak sambutan Wakil Ketua Umum DPP Pak Roem Kono, memang secara tersirat bahwa keinginan dari Ketum (Airlangga Hartarto), pelaksanaan Musda dilaksanakan dengan musyawarah,” kata Taufan, Kamis malam
Taufan mengaku dirinya juga akan selalu taat pada mekanisme musda yang telah diatur dalam menentukan ketua DPD I Golkar Sulsel.
Ingga TP berharap Musyawarah Golkar ke X bisa berjalan damai dan mengedepankan asas kekeluargaan untuk mencapai tujuan bersama
“Mekanisme itu, dari bakal calon dulu baru menjadi calon. namanya saja Musyawarah Daerah- kan. Mesti rohnya di sana. Kalau bisa baik-baik, kenapa harus voting,” ujarnya.
Hingga Walikota Parepare ini menyakini jika dirinya memenuhi saya dukungan yang diatur dalam mekanisme pemilihan sebesar 30 persen dari total suara di musda ke X Golkar Sulsel.
Sementara itu Supriansa memiliki pandangan yang sama dirinya jika musda partai golkar harus berjalan dengan kekeluargaan dan mengedepankan ada kebersamaan.
“Ketika berbicara tentang musyawarah, maka faktor berapa jumlah dukungan tidak perlu lagi dibicarakan. Karena level tertinggi demokrasi itu, adalah bermufakat. Kami selalu menguatkan, bukan melemahkan,” kata Supriansa.




Komentar