Makassar,Trotoar.id- Pasangan Munafri Arifuddin dan Abdul Rahman Bando akhirnya resmi menggelar deklarasi sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar.
Deklarasi yang dihadiri ribuan simpatisan APPI-ARB ini disiarkan secara virtual melalui live streaming youtube, Jumat (21/8/2020).
Dalam orasi politiknya, CEO PSM Makassar ini mengaku sangat prihatin dengan kondisi yang menimpa indonesia khususnya Makassar saat ini.
Dimana Pandemi Covid-19 memberi dampak dimana-mana, mulai sektor Kesehatan dan perekonomian di Kota Makassar.
“Di Kota Makassar dampak Covid sangat mengkawatirkan, laju pertumbuhan ekonomi yang biasanya mencapai angka 8-9 persen akhirnya terjun bebas karna virus ini, “ujar Munafri Arifuddin.
APPI sapaan akrabnya menyadari bahwa wabah virus corona yang menginfeksi jutaan bahkan ribuan orang di seluruh dunia merupakan wabah yang sangat mematikan.
Karena covid ini juga mampu menghentikan seluruh sendi kehidupan dan melumpuhkan roda perekonomian negara yang terdampak Covid, terutama indonesia.
Ditambah lagi, dikota Makassar sendiri, APPI menyebut bahwa Pemberlakuan PSBB beberapa bulan terakhir ini praktis menghentikan segala kegiatan ekonomi di berbagai sektor, mulai dari pariwisata, transportasi, Konstruksi hingga UMKM.
“Selama delapan bulan terakhir virus corona menginfeksi seluruh dunia, dan di indonesia sendiri berdasarkan data dari satgas penanggulangan covid-19 nasional, kota makassar masih di tetapkan sebagai zona merah, instansi dan tenaga kesehatan masih menerima pasien baru,”ungkap APPI sapaan akrabnya.
Olehnya itu, Untuk mengendalikan penyebaran virus Corona di Makassar, Appi menjanjikan jika terpilih sebagai wali kota Makassar dia akan meningkatkan frekuensi SWAB test dari 1200 test menjadi 6000 tes per hari.
Ditambah lagi, Appi akan meningkatkan jumlah laboratorium dari 6 menjadi 15 laboratorium di seluruh kota dan akan mendorong peningkatan kapasitas personel dan peralatan agar kapasitas dan kecepatannya meningkat untuk menjadikan Makassar sebagai kota tertinggi rasio tes covid-nya di seluruh Indonesia.
“Kita juga akan meningkatkan jumlah pasukan contact tracers yang dengan cepat melakukan pelacakan sebaran COVID-19 hingga rasio 30 tenaga kesehatan per 100.000 penduduk, “lanjut Appi.
Dalam kesempatan Appi juga menawarkan stimulus keuangan daerah dalam kerangka pemulihan ekonomi. Mulai dari pemotongan bahkan penghapusan aneka retribusi dan pajak daerah antara lain: PBB, pajak reklame untuk UMKM, penurunan BPHTB agar sektor properti yang padat karya tetap menggeliat.
Munafri juga akan menjadikan setiap RT/RW sebagai basis produksi bagi UMKM serta beragam program untuk masyarakat pesisir dan kepulauan.
Visi yang ditawarkan Appi dalam orasinya adalah Makassar Bangkit untuk menuju kota sejahtera, berkeadilan, berbudaya dan berkelanjutan yang disebutnya Appakabaji.
Di akhir orasi politiknya, Appi memastikan pasangan Appi-Rahman siap menjadi panglima terdepan untuk memangkas penyebaran Covid-19 dan untuk melakukan pemulihan ekonomi di Kota Makassar. (Rin)
Deklarasi APPI-ARB Janjikan Stimulus Perbaikan Ekonomi Kota Makassar
Berita Terbaru




Komentar