Pemkot Makassar

SPMB 2026 Diluncurkan, Pendaftaran SD–SMP di Makassar Kini Terintegrasi Aplikasi LONTARA+

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Sabtu, 02 Mei 2026 15:12

SPMB 2026 Diluncurkan, Pendaftaran SD–SMP di Makassar Kini Terintegrasi Aplikasi LONTARA+

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pendidikan resmi meluncurkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026 untuk jenjang TK, SD, dan SMP. Peluncuran ini dipusatkan di Lapangan Karebosi, Sabtu (2/5/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, didampingi Ketua TP PKK Melinda Aksa, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, serta Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Achi Soleman.

Tahun ini, Pemkot Makassar menghadirkan inovasi baru dengan mengintegrasikan sistem pendaftaran SPMB ke dalam aplikasi LONTARA+, sebagai bagian dari transformasi digital layanan publik.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, menjelaskan bahwa melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat mengakses seluruh proses pendaftaran secara online dengan lebih mudah, cepat, dan transparan.

“Melalui LONTARA+, masyarakat tidak hanya mendaftar, tetapi juga dapat memantau seluruh tahapan seleksi secara real-time,” ujarnya.

Achi menambahkan, aplikasi ini menyediakan berbagai fitur mulai dari informasi jadwal, persyaratan, alur pendaftaran, hingga notifikasi langsung terkait hasil seleksi.

Dengan sistem ini, orang tua juga dapat memantau posisi dan peringkat anak berdasarkan jalur pendaftaran yang dipilih, seperti jalur domisili, secara terbuka melalui perangkat telepon genggam.

“Inilah bentuk keterbukaan informasi publik yang ingin kita wujudkan, sehingga masyarakat tidak lagi kebingungan atau merasa khawatir terhadap proses penerimaan siswa,” jelasnya.

Selain melalui aplikasi, Pemkot Makassar tetap menyediakan akses pendaftaran melalui laman resmi SPMB, guna memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat terlayani dengan baik.

Untuk mendukung kelancaran sistem, Dinas Pendidikan bersama Dinas Komunikasi dan Informatika juga telah melakukan berbagai pembaruan, termasuk penyediaan server terpisah untuk masing-masing jenjang pendidikan.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi gangguan teknis seperti yang pernah terjadi pada pelaksanaan sebelumnya akibat tingginya jumlah akses secara bersamaan.

“Dengan sistem yang lebih stabil, masyarakat tidak perlu lagi cemas terhadap kendala teknis. Semua sudah kami siapkan agar layanan berjalan optimal,” tambah Achi.

Adapun jadwal pelaksanaan SPMB 2026 untuk jenjang SD dan SMP akan berlangsung secara bertahap mulai Mei hingga Juni 2026, guna memastikan proses berjalan tertib dan merata.

Sementara itu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan bahwa integrasi SPMB ke dalam aplikasi LONTARA+ merupakan langkah konkret untuk meningkatkan transparansi sekaligus menutup celah praktik kecurangan dalam penerimaan siswa baru.

Menurutnya, pembaruan sistem ini merupakan hasil evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan SPMB tahun sebelumnya, yang masih menghadapi sejumlah kendala, termasuk gangguan server dan potensi penyalahgunaan sistem.

“Ini hasil evaluasi dari tahun lalu. Sistemnya kita perbaiki dan kita tingkatkan agar tidak terjadi lagi kendala yang sama,” ujarnya.

Munafri menekankan, gangguan sistem seperti server down selama ini kerap menimbulkan spekulasi negatif di masyarakat, termasuk dugaan praktik “titip-menitip” dalam proses penerimaan siswa.

“Jangan lagi ada alasan server down. Kalau itu terjadi, masyarakat bisa curiga. Ini yang harus kita hindari,” tegasnya.

Ia memastikan bahwa melalui sistem yang lebih terbuka dan terintegrasi, seluruh proses SPMB kini dapat dipantau secara langsung oleh masyarakat, mulai dari tahap pendaftaran hingga pengumuman akhir.

Munafri juga mengakui bahwa selama ini berbagai keluhan masyarakat terkait penerimaan siswa lebih banyak ditujukan kepada pemerintah kota, sehingga transparansi sistem menjadi hal yang sangat penting.

“Dengan sistem ini, semua proses bisa dilihat. Tanggung jawabnya jelas, dan masyarakat bisa ikut mengawasi,” jelasnya.

Dengan berbagai pembaruan tersebut, Pemkot Makassar optimistis pelaksanaan SPMB 2026 akan berjalan lebih tertib, adil, transparan, dan akuntabel.

“Tidak boleh ada lagi ruang untuk permainan. Semua harus terbuka,” tutupnya. (*)

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Politik02 Mei 2026 15:45
Mubes IKA Unhas: Andi Amran Sulaiman Kantongi Dukungan 84,5 Persen
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua Panitia Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas), Muhammad Ramli Rahim, mengung...
Politik02 Mei 2026 15:41
Mubes IKA Unhas 2026 Resmi Dibuka, Jadi Momentum Strategis Arah Organisasi Alumni
MAKASSAR, Trotoar.id — Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas) resmi digelar di Hotel Four Points, Makassar...
Parlemen02 Mei 2026 15:32
Yeni Rahman Hadiri Upacara Hardiknas Sulsel 2026, Dorong Penguatan Kurikulum dan Fasilitas Sekolah
MAKASSAR, Trotoar.id — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi PKS, Yeni Rahman, menghadiri Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (...
Metro02 Mei 2026 15:29
Kado Hardiknas 2026, Munafri–Aliyah Perkuat Insentif Guru hingga Fasilitas Sekolah
MAKASSAR, Trotoar.id — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Kota Makassar untuk menegaska...