TROTOAR.ID, MAKASSAR — Polemik kepengurusan di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulsel menjadi pemicu kembalinya konflik internal partai Golkar Sulawesi Selatan.
Hingga beberapa pengurus lama tidak lagi menduduki jabatan strategis di partai Golkar mengingat Taufan Pawe sebagai Ketua Formatur memasang orang-orang kepercayaannya di Partai Golkar dalam kepengurusan periode 2020-2025
Hingga tiga formatur berinisiatif melakukan rapat pleno penetapan susunan kepengurusan Partai Golkar Sulawesi Selatan yang mengakomodir muka lama dalam kepengurusan DPD I Golkar Sulsel
Baca Juga :
“Ketua kami masih tetap Taufan Pawe, tetapi di posisi ketua Harian, sekretaris Bendahara dan Wakil Ketua TP kami menempatkan kader muka-muka lama di Partai Golkar, ” Kata Abdillah Natsir
Namun Taufan Pawe yang dikonfirmasi sebelumnya mengaku, jika susunan kepengurusan telah dibahas bersama dengan tim formatur di Jakarta
Namun karena seluruh anggota Fraksi masuk dalam susunan kepengurusan yang baru dan beberapa wajah lama kembali dalam kepengurusan, yang menjadi penolakan dari tiga formatur yang berasal dari unsur Perwakilan Hasta Karya dan Perwakilan DPD II
“Kami sudah rapat bersama dengan formatur, tetapi apa yang saya usulkan dalam susunan struktur mereka tolak, termasuk anggota Fraksi Golkar Sulsel yang mereka tolak,” Kata Taufan Pawe
Taufan Pawe menyampaikan jika posisi Ketua Harian, Sekretaris Bendahara, Bappilu dan OKK telah menempatkan orang-orang yang bisa diajak bekerja sama dalam membangun partai Golkar.
Hingga dia mengajak seluruh kader partai Golkar untuk menahan diri, sebab usulan struktur DPD I sudah disampaikan ke DPP, hingga dirinya menjamin jika seluruh kelompok dan faksi di Partai Golkar terakomodir dalam kepengurusan yang dia pimpin
‘Marilah kita bersabar sampai adanya keputusan pengesahan di DPP, kalaupun usulan perlu perubahan kita duduk bersama membahasnya kembali, saya juga tidak ingin kader Golkar terpecah cuma karena posisi jabatan di partai golkar, saya jamin jika seluruh kelompok kelompok akan terakomodir, ” Jelasnya
Dan terkait aksi unjuk rasa kader muda partai golkar di kantor DPD I TP memahami jika apa yang disampaikan kader muda merupakan bentuk aspirasi dan keseriusan mereka dalam mengawal kembalinya kejayaan partai Golkar
“Wajarlah mereka merupakan penerus partai Golkar dan saya memahami itu sebagai bentuk aspirasi kader partai Golkar, ” Pungkasnya




Komentar