TROTOAR.ID, MAKASSAR — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Selatan Taufan Pawe angkat bicara dan menilai langkah tiga Formatur membentuk susunan kepengurusan DPD I merupakan sebuah langkah yang keliru
Sebab beberapa waktu lalu, dirinya bersama tim formatur menggelar rapat bersama di Jakarta, rapat yang digelar untuk menetapkan susunan kepengurusan DPD I Golkar, hingga dirinya menawarkan draft susunan kepengurusan
“Tidak benar kalau mereka bilang kami belum pernah pertemuan, kami sudah pertemuan di jakarta membahas struktur DPD I Golkar Sulsel, ” Kata Taufan Pawe
Baca Juga :
Taufan Juga menyebutkan pada pertemuan tersebut dirinya menawarkan draft susunan kepengurusan DPD I Golkar Sulsel, namun karena berdasarkan arahan ketua umum dirinya memasukkan seluruh anggota Fraksi dalam susunan kepengurusan, akan tetapi mereka menolak dan meninggalkan ruang pertemuan
Hingga dikatakan jika mereka menawarkan kompromi dan mengusulkan beberapa nama untuk. Menduduki jabatan sebagai ketua Harian dan Sekretaris serta jabatan strategis di partai Golkar, namun usulan tersebut ditolaknya lantaran dirinya memiliki hak untuk menentukan orang-orang yang akan membantu dirinya di kepengurusan 2020-2025.
“Sempat ada kompromi namun itu tidak bisa diakomodir, apalagi kan saya memiliki hak untuk menentukan pengurus yang akan membantu saya dalam kepengurusan lima tahun ke depan, ” Kata Taufan Pawe
Taufan juga menyebutkan, bila saat ini susunan kepengurusan DPD I Golkar Sulsel telah diserahkan ke DPP dan telah berada di meja Ketua Umum, tinggal menunggu persetujuan ketua umum untuk menerbitkan SK kepengurusan Partai Golkar Sulsel periode 2020-2025.
Sebelumnya tiga formatur pada selasa 24 Agustus 2020, menggelar rapat yang diklaim sebagai rapat resmi tim formatur dan telah menetapkan susunan kepengurusan DPD I Partai Golkar Sulsel, yang kemudian susunan yang ditetapkan akan diserahkan ke DPP untuk selanjutnya DPP mengesahkan susunan kepengurusan hasil penetapan tiga tim formatur.




Komentar